Kejari Magetan Gandeng Wartawan Berbagi Takjil Ramadan

0

POJOKKATA.COM, Magetan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan menggelar aksi sosial berbagi takjil kepada masyarakat dan pengguna jalan di sekitar Alun-alun Magetan, Kamis (12/3/2026) sore. Kegiatan berlangsung di depan rumah dinas Kejari Magetan dan melibatkan insan pers dalam pelaksanaannya.

Sebanyak 300 paket takjil dibagikan kepada pengendara serta warga yang melintas di kawasan tersebut menjelang waktu berbuka puasa. Dalam kegiatan ini, Kejari Magetan berkolaborasi dengan Persatuan Wartawan Media Online Indonesia (PW MOI) Magetan.

Kasi Intelijen Kejari Magetan Andy Sofyan mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat sekaligus momentum mempererat hubungan antara institusi penegak hukum dengan publik.

“Momentum Ramadan ini menjadi kesempatan bagi kami untuk berbagi dan mendekatkan diri dengan masyarakat,” ujarnya di sela kegiatan.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan insan pers dalam kegiatan sosial tersebut. Menurutnya, kolaborasi dengan PW MOI Magetan menjadi wujud sinergi positif antara lembaga penegak hukum dan media.

“Terima kasih kepada rekan-rekan PW MOI Magetan yang telah ikut berkolaborasi dalam kegiatan ini,” tambahnya.

Dalam kegiatan itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Magetan yang baru, Sabrul Iman, turut hadir dan terjun langsung membagikan takjil kepada masyarakat. Ia didampingi sang istri serta jajaran pejabat Kejari Magetan.

Sabrul Iman diketahui baru menjabat sebagai Kajari Magetan setelah sebelumnya bertugas sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Selatan. Ia resmi dilantik pada Rabu (11/2/2026) untuk menggantikan pejabat sebelumnya, Dezi Septiapermana.

Saat ini, Kejari Magetan juga tengah menangani perkara yang menjadi perhatian publik, yakni dugaan penyelewengan dana Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kabupaten Magetan tahun anggaran 2021 hingga 2023.

Dalam proses penyelidikan tersebut, penyidik Kejari telah memanggil sejumlah pihak untuk dimintai keterangan. Sedikitnya 15 mantan anggota DPRD Kabupaten Magetan periode 2019–2024 telah diperiksa secara maraton terkait dugaan penyimpangan dana aspirasi tersebut.

Kegiatan berbagi takjil tersebut menjadi gambaran kebersamaan di bulan Ramadan, sekaligus memperkuat hubungan antara aparat penegak hukum, insan pers, dan masyarakat di Kabupaten Magetan. (Gal/PK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini