POJOKKATA.COM, Magetan – Komitmen mewujudkan Kabupaten Magetan yang ramah perempuan dan peduli anak terus diperkuat. Salah satunya melalui kegiatan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) perempuan dalam Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) yang digelar di Ruang Ki Mageti, Kamis (13/2).
Kegiatan ini diikuti Tim Penggerak PKK Kabupaten Magetan, Forum PUSPA Larasati, Ketua PC Fatayat NU Magetan, serta perwakilan berbagai organisasi perempuan se-Kabupaten Magetan. Forum ini menjadi ruang sinergi antara pemerintah dan elemen masyarakat dalam mendorong peran strategis perempuan di berbagai sektor.
Asisten Administrasi Umum (Asisten III) Setdakab Magetan, Suci Lestari, S.H., yang membuka acara mewakili Bupati Magetan, menegaskan bahwa perempuan merupakan pilar penting pembangunan.
“Perempuan bukan sekadar objek pembangunan, melainkan subjek sekaligus pilar utama dalam ketahanan keluarga dan ekonomi. Jika berbicara peningkatan SDM, investasi terbaik adalah dengan memberdayakan perempuan,” ujarnya.
Menurutnya, perempuan yang berdaya secara intelektual dan ekonomi akan melahirkan generasi berkualitas. Hal itu menjadi kunci memutus rantai kemiskinan dan diskriminasi.
Ia juga menyoroti tantangan daya saing di era global yang terus berubah. Karena itu, perempuan dituntut adaptif dan melek teknologi, terutama dalam memperluas akses pasar bagi produk UMKM.
“Penguatan ekonomi kreatif berbasis rumah tangga harus terus didorong agar perempuan memiliki kemandirian finansial. Dari sisi sosial, perempuan juga harus berani bersuara dan terlibat dalam pengambilan keputusan publik,” tegasnya.
Suci mengapresiasi kehadiran Forum PUSPA sebagai jembatan antara pemerintah dan masyarakat. Ia berharap forum tersebut tidak hanya menjadi ruang diskusi, tetapi juga motor penggerak berbagai agenda perlindungan perempuan dan anak.
Beberapa isu prioritas yang didorong melalui forum ini antara lain penghapusan kekerasan terhadap perempuan dan anak, pencegahan perdagangan manusia, serta pengurangan kesenjangan akses ekonomi bagi perempuan.
“Melalui forum ini, mari kita satukan langkah. Pemerintah Kabupaten Magetan berkomitmen penuh mendukung program-program yang pro-perempuan,” pungkasnya. (Gal/PK)



