POJOKKATA.COM, Magetan – Kebakaran melanda kawasan objek wisata Telaga Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Rabu (18/3) dini hari. Peristiwa yang terjadi tepat saat waktu sahur itu menghanguskan dua kios pedagang dan merusak satu kios lainnya.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, api diduga berasal dari gangguan instalasi listrik di salah satu bangunan kios yang menjual buah-buahan dan jajanan oleh-oleh khas wisata Magetan.
Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa maupun luka.
Petugas kepolisian yang berada di lokasi, Farros, menyampaikan bahwa dua kios mengalami kerusakan total, sedangkan satu kios hanya terdampak ringan.
“Telah terbakar dua kios dan satu kios terdampak kebakaran ringan. Dua ludes dan satu ringan,” ujarnya dalam laporan awal.
Kios berada tepat di depan pos Polisi Objek Wisata Sarangan.
Kapolsek Plaosan AKP Agus Budi Witarno membenarkan kejadian tersebut. Ia menyatakan pihaknya langsung turun ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pengecekan dan penyelidikan awal.
“Benar telah terjadi kebakaran. Dugaan awal karena korsleting listrik,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (18/3).
Menurut hasil olah TKP sementara dan keterangan saksi di lapangan, api diduga muncul akibat gangguan pada sistem kelistrikan bangunan kios. Meski demikian, polisi masih melakukan pendalaman guna memastikan penyebab pasti kebakaran.
Upaya pemadaman dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran setelah menerima laporan warga sekitar melalui sambungan telepon WhatsApp sekitar pukul 02.24 WIB. Dua unit mobil damkar diterjunkan dan tiba di lokasi sekitar pukul 03.00 WIB.
sebelumnya upaya pemadaman dilakukan oleh petugas polisi dan warga Sarangan secara manual.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Magetan, Ali Sukamto, menjelaskan bahwa petugas terlebih dahulu melakukan identifikasi pusat api sebelum melakukan pemadaman dan pembasahan bangunan.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas juga melakukan pengecekan ulang untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
Akibat kejadian ini, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp 170 juta.
Pihak kepolisian mengimbau para pemilik kios dan warung di kawasan wisata Sarangan agar lebih waspada serta rutin memeriksa instalasi listrik guna mencegah kejadian serupa terulang, terutama di area padat pengunjung. (Gal/PK)



