Fun Run dan Makan Ketupat Gratis di Kampung NU Magetan

0

POJOKKATA.COM, MAGETAN – Tradisi tahunan Wisata Ketupat Kampung NU di Desa Turi, Kecamatan Panekan, kembali menyedot perhatian. Sabtu (28/3/2026) pagi, sekitar 800 peserta dari berbagai daerah ambil bagian dalam kegiatan fun run yang dipadukan dengan sajian ketupat gratis bagi pengunjung.

Sejak pagi, antusiasme peserta sudah terlihat. Berbagai kalangan, mulai dari pelari komunitas hingga warga umum, memadati lokasi kegiatan yang mengusung konsep olahraga, budaya, dan pariwisata tersebut.

Ketua panitia Muzakir menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak sehingga acara dapat terselenggara dengan lancar. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta, sponsor, Forkopimda, Forkopimca, pemerintah desa, hingga tokoh masyarakat Dusun Joso yang telah mendukung kegiatan ini,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan. Menurutnya, kegiatan ini memiliki makna penting bagi masyarakat setempat karena menjadi bagian dari tradisi yang terus dijaga.

“Tradisi ketupat di Kampung NU ini sudah berjalan sejak 2017, dan tahun ini merupakan penyelenggaraan ke-10. Ini menjadi momentum luar biasa bagi kami,” jelasnya.

Bupati Magetan Nanik Sumantri yang hadir sekaligus memberangkatkan peserta fun run turut memberikan apresiasi. Ia menilai konsistensi masyarakat dalam menjaga tradisi patut diapresiasi.

“Atas nama Pemkab Magetan, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kampung NU Desa Turi. Kegiatan ini sudah berjalan 10 tahun dan terus berkembang dengan baik,” ungkapnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam mengembangkan potensi wisata daerah.

“Kami berharap tradisi ini terus dilestarikan dan ke depan bisa lebih ditingkatkan serta dimeriahkan,” tambahnya.
Yang menarik, usai berlari peserta tidak hanya mendapatkan pengalaman olahraga, tetapi juga disuguhi kuliner khas secara gratis. Ribuan ketupat digantung di depan rumah warga dan dibagikan kepada pengunjung.

Tak hanya ketupat, warga juga menyediakan berbagai lauk pendamping seperti opor, sayur lodeh, pecel, hingga kerupuk. Seluruh sajian tersebut bisa dinikmati secara cuma-cuma oleh peserta dan wisatawan.

Perpaduan olahraga dan tradisi ini menjadikan Wisata Ketupat Kampung NU tak sekadar event tahunan, tetapi juga magnet wisata berbasis kearifan lokal yang terus tumbuh di Magetan. (Gal/PK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini