POJOKKATA.COM, Magetan – Upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong ekonomi kerakyatan terus digencarkan Pemerintah Desa Rejomulyo, Kecamatan Barat. Salah satunya melalui pembagian puluhan bibit alpukat kepada warga, Rabu (1/4/2025).
Sebanyak 46 bibit alpukat disalurkan kepada warga melalui Kelompok Budidaya Alpukat Desa Rejomulyo. Program ini menjadi bagian dari strategi desa dalam mengembangkan potensi pertanian berbasis pekarangan.
Sebelumnya, Pemdes Rejomulyo juga telah membagikan bibit pisang Cavendish kepada warga sebagai bagian dari penguatan sektor pertanian desa. Kombinasi dua komoditas ini diharapkan mampu menjadi daya tarik sekaligus sumber pendapatan baru bagi masyarakat.
Kepala Desa Rejomulyo, Aris Purwanto, mengungkapkan total ada 66 bibit alpukat yang disiapkan dalam program tersebut. Bibit yang dibagikan terdiri dari jenis alpukat Aligator dan alpukat Miki.
“Dari 66 bibit, sebanyak 46 diserahkan kepada warga, sedangkan 20 bibit lainnya akan ditanam di lahan milik desa,” jelas Aris.
Menurutnya, alpukat dipilih karena relatif mudah dibudidayakan serta memiliki nilai ekonomi yang menjanjikan. Selain itu, permintaan pasar terhadap buah alpukat masih cukup tinggi.
“Alpukat merupakan tanaman yang mudah ditanam dan perawatannya sederhana. Nilai jualnya juga tinggi dan pangsa pasarnya masih luas,” tambahnya.
Camat Barat, Ari Budi Astuti, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut berharap program ini dapat berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ia mendorong warga untuk memanfaatkan pekarangan rumah sebagai lahan produktif.
“Bibit yang diterima bisa ditanam di pekarangan. Selain untuk konsumsi sendiri, hasil panen juga dapat dijual melalui BUMDes sehingga memberikan nilai tambah ekonomi,” ujarnya.
Lebih jauh, program ini menjadi langkah awal Pemerintah Desa Rejomulyo dalam mewujudkan desa agrowisata edukasi. Alpukat dan pisang disiapkan sebagai komoditas unggulan sekaligus branding desa ke depan. (Gal/PK)



