Hari Pertama Uji Coba Rekayasa Lalin Kota Magetan Lancar

0

POJOKKATA.COM, MAGETAN – Dinas Perhubungan (Dishub) Magetan mulai menguji coba perubahan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan di kawasan kota, Senin (13/4/2026). Pada hari pertama pelaksanaan, rekayasa lalin tersebut terpantau berjalan relatif lancar.

Sejumlah petugas Dishub disiagakan di berbagai titik strategis guna memastikan arus kendaraan tetap terkendali sekaligus memberikan arahan kepada pengguna jalan. Uji coba ini menjadi langkah awal untuk mengurai kepadatan lalu lintas di pusat kota.

Beberapa ruas jalan yang mengalami perubahan arus di antaranya Jalan P.B. Sudirman yang semula satu arah dari barat ke timur, kini diubah menjadi timur ke barat. Perubahan serupa juga diterapkan di sebagian Jalan Pahlawan.

Sementara itu, ruas Jalan Kresno – Jalan Pandu – Jalan Bismo yang sebelumnya memiliki pola arus berbeda, kini diarahkan menjadi satu arah dari barat.

Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Dishub Magetan, Achmad Fauzi, menjelaskan bahwa seluruh rambu dan petunjuk lalu lintas telah dipasang sejak sehari sebelum uji coba dimulai.

“Perubahan arus dimulai pukul 05.30 WIB. Kami berkolaborasi dengan Polsek Magetan untuk melakukan pemantauan dan evaluasi langsung di lapangan,” ujarnya.

Dalam skema rekayasa tersebut, Dishub juga melakukan penutupan arus dari arah Polsek Magetan di Jalan Inspol Ismiadi menuju Jalan Pandu, Kelurahan Tambran.

Kendaraan kemudian diarahkan berbelok ke Jalan P.B. Sudirman. Langkah ini diambil untuk mengurangi kepadatan di Jalan Bismo.

Sebaliknya, arus dari Jalan Pandu ke arah barat menuju Jalan P.B. Sudirman, baik ke arah Mal Pelayanan Publik (MPP) maupun lurus ke Jalan Inspol Ismiadi, telah diaktifkan dengan dukungan rambu lalu lintas baru.

Fauzi menegaskan, rekayasa ini tidak dilakukan secara mendadak. Dishub telah melakukan kajian berbasis data serta mempertimbangkan kondisi aktual di lapangan.

“Ini bagian dari upaya mengurai potensi kepadatan kendaraan di dalam kota,” imbuhnya.

Pada hari pertama, Dishub juga mencatat sejumlah titik yang berpotensi menjadi simpul kepadatan maupun rawan persilangan arus. Di antaranya di Jalan P.B. Sudirman depan Pegadaian, simpang Jalan Bismo – Jalan S. Parman (barat RSUD), kawasan air mancur di Jalan P.B. Sudirman, serta Jalan Manggis (Gandong 1).

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, mematuhi rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan selama masa uji coba berlangsung.

Dishub Magetan memastikan evaluasi akan terus dilakukan selama kurang lebih dua pekan ke depan. Hasil evaluasi tersebut nantinya menjadi dasar penentuan apakah rekayasa lalu lintas ini akan diterapkan secara permanen.

“Harapannya, mobilitas di pusat kota menjadi lebih lancar, aman, dan nyaman,” pungkas Fauzi. (Gal/PK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini