POJOKKATA.COM, MAGETAN – Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Magetan menggelar rapat pemilihan pengurus baru periode 2026–2030, Jumat (16/1/2026) malam. Kegiatan tersebut berlangsung di Avalon sekaligus Kantor Sekretariat PSMTI Magetan, Jalan Timor Nomor 99, Kelurahan Selosari, Kecamatan Magetan.
Dalam rapat yang dihadiri jajaran pengurus dan anggota paguyuban itu, Ayu Nilawati kembali terpilih sebagai Ketua PSMTI Magetan. Pemilihan dilakukan secara aklamasi, menandakan soliditas dan kepercayaan penuh anggota terhadap kepemimpinan Ayu untuk periode berikutnya.
Ketua PSMTI Magetan terpilih, Ayu Nilawati, menjelaskan bahwa agenda rapat kali ini difokuskan pada persiapan pembentukan kepengurusan baru. Hal itu seiring berakhirnya masa bakti pengurus periode sebelumnya yang akan habis pada Agustus 2026.
“Pembentukan pengurus ini sekaligus menjadi persiapan menuju musyawarah nasional (Munas) PSMTI yang rencananya akan digelar di Jawa Timur. Karena itu, struktur kepengurusan baru perlu disiapkan sejak dini,” jelas Ayu.
Menurutnya, seluruh pengurus yang hadir diberi ruang untuk bermusyawarah dan mengajukan usulan nama-nama yang akan mengisi struktur kepengurusan PSMTI Magetan periode 2026–2030. Hasilnya, kepengurusan baru pun terbentuk secara mufakat.

Ayu berharap, dengan kembali diberi amanah memimpin, kualitas organisasi PSMTI Magetan ke depan dapat terus ditingkatkan. Ia menegaskan bahwa PSMTI merupakan organisasi sosial, budaya, dan kemasyarakatan yang berorientasi pada pengabdian.
“Selama ini PSMTI Magetan rutin menggelar kegiatan sosial, seperti pengobatan gratis, pembagian sembako, hingga bantuan kacamata bagi masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan tersebut kami lakukan secara berkelanjutan setiap bulan,” ujarnya.
Dalam hubungan dengan pemerintah daerah, PSMTI Magetan juga aktif berkolaborasi dengan berbagai organisasi. PSMTI tergabung dalam Puspa Larasati serta Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Magetan dan turut mendukung program-program Pemkab Magetan.
Terkait visi dan misi organisasi, Ayu menyebutkan bahwa PSMTI ingin menjadi paguyuban yang kuat dan solid, sekaligus memperjuangkan keadilan bagi masyarakat Tionghoa Indonesia. Selain itu, PSMTI juga berupaya mempromosikan kebudayaan dan tradisi Tionghoa sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia.
“Upaya membaur sudah kami lakukan dengan aktif mengikuti kegiatan sosial dan organisasi bentukan pemerintah. Setiap ada undangan kegiatan, PSMTI selalu berusaha hadir,” katanya.
Di Kabupaten Magetan sendiri, diperkirakan terdapat lebih dari 500 warga Tionghoa yang selama ini hidup rukun dan berbaur dengan masyarakat setempat.
Adapun susunan kepengurusan PSMTI Magetan periode 2026–2030 antara lain Dewan Pembina Anton dan Jefri, Dewan Penasihat Agus dan Ishak. Bidang Hukum diisi Felliyanti, Bidang Humas oleh Tanto, Seksi Sosial Lilly dan Ayling, Seksi Konsumsi Harti, serta Seksi Akomodasi Jeremia.
Untuk pengurus harian, Ayu Nilawati ditetapkan sebagai Ketua, Elizabet sebagai Sekretaris, serta Tjan Drawati sebagai Bendahara. (Gal/PK)



