POJOKKATA.COM, Magetan – Pemerintah Desa Rejomulyo, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, mulai menggenjot program ketahanan pangan berbasis pekarangan. Desa ini diproyeksikan menjadi sentra penghasil pisang Cavendish dalam waktu dekat.
Program tersebut diwujudkan melalui pembagian bibit pisang kepada warga yang memiliki lahan pekarangan. Pada tahap awal, sebanyak 50 keluarga menjadi sasaran penerima manfaat.
Kepala Desa Rejomulyo, Aris Purwanto, mengatakan langkah ini diambil karena masih banyak pekarangan warga yang belum dimanfaatkan secara optimal. Menurutnya, potensi tersebut harus didorong agar memberi nilai ekonomi bagi masyarakat.
“Dana ketahanan pangan dari dana desa jumlahnya terbatas, jadi harus dimanfaatkan tepat dan berkelanjutan, bukan sekadar program sekali pakai,” ujarnya, Kamis (26/2).
Setiap keluarga penerima akan mendapatkan dua bibit pisang Cavendish untuk ditanam di pekarangan masing-masing.
Selain itu, warga yang memiliki kemampuan lebih juga didorong membeli bibit secara mandiri guna mempercepat pengembangan komoditas tersebut.
Aris menilai pisang Cavendish memiliki prospek pasar yang menjanjikan. Permintaannya terus meningkat, termasuk untuk mendukung kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Pisang Cavendish sekarang banyak dicari. Ini peluang yang harus kita tangkap,” tegasnya.
Ke depan, Pemdes Rejomulyo menyiapkan pola pengembangan berantai. Warga yang tanamannya sudah berkembang akan diminta menyisihkan satu anakan untuk dibagikan kepada kelompok lain.
“Nanti konsepnya, bibit warga yang berkembang diberikan lagi ke warga lain, satu per pohon untuk kelompok berikutnya,” jelas Aris.
Ia menargetkan dalam satu tahun ke depan Desa Rejomulyo mulai dikenal sebagai desa penghasil pisang Cavendish di Kabupaten Magetan.
Harapannya, program ini tidak hanya memperkuat ketahanan pangan desa, tetapi juga mampu menambah pendapatan warga.
Program tersebut juga selaras dengan arahan Wakil Bupati Magetan Kang Suyat yang mendorong gerakan tanam pisang Cavendish sebagai bagian dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis.
“Desa Rejomulyo sangat mendukung gerakan ini. Harapannya, selain membantu program pemerintah, kita juga bisa membangun branding desa sebagai sentra pisang Cavendish,” pungkasnya. (Gal/PK)



