Sampitak Kembali Gas Sprint di Maospati, Kini Digelar Resmi di Area Gudang Pupuk

0

POJOKKATA.COM, Magetan – Fenomena balap lari yang sebelumnya viral kembali digelar di wilayah Maospati. Namun kali ini tidak lagi di jalan raya. Kegiatan bertajuk Ramadhan Race berupa lomba sprint 100 meter tersebut dipusatkan di area Gudang Pupuk Desa Sugihwaras, Kecamatan Maospati, Sabtu (28/2/2026) malam.

Event yang berlangsung pukul 20.00 hingga 24.00 WIB itu menjadi wadah baru bagi balap lari yang sebelumnya kerap digelar liar. Dengan dukungan berbagai pihak, kegiatan kini dipindahkan ke lokasi yang dinilai lebih aman dan terkendali.

Sebelumnya, balap lari liar yang melibatkan kreator konten TikTok @Sampitak sempat viral karena digelar di Jalan Raya Maospati–Magetan pada 21 Februari 2026. Aksi tersebut menuai sorotan karena mengganggu arus lalu lintas dan dinilai membahayakan, hingga memicu respons cepat aparat Polsek Maospati dan Polres Magetan.

Dalam gelaran terbaru ini, area gudang pupuk dipadati anak-anak muda serta ratusan penonton.

Sejumlah laga sprint 100 meter dipertandingkan, di antaranya:
Axcel (Mangge Barat) vs Yoga (Purwodadi) — pemenang Axcel, Fadil (Karangsono Barat) vs Ary (Mangge Barat) — pemenang Ary,
Vanesa (Sidoarjo) vs Dewi (Lumajang) — pemenang Dewi,
Ibnu (Panggung Barat) vs Anwar (Purwodadi Barat) — pemenang Ibnu, Zidan (Bojonegoro) vs Omar (Magetan) — pemenang Zidan

Pada laga pamungkas,
Sam Pitak (Ponorogo) vs Indra (Sugihwaras) — pemenang Sam Pitak.

Pengamanan kegiatan melibatkan aparat setempat, sementara tim medis dari Puskesmas Maospati juga disiagakan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Magetan jan kompak, olaraga lari di Magetan jan meriah. didukung oleh kepolisian untuk keamanan dan warga desa, lari pada tempatnya jan jos. untuk Magetan semoga semakin sukset,” kata Sampitak usai pertandingan lari yang ia menangkan.

Penanggung jawab kegiatan sekaligus ketua panitia, Onar Setiawan, menegaskan bahwa event kali ini sengaja dipindah dari jalan umum.

“Kegiatan balap lari orang kali ini kita gelar di area Gudang Pupuk Desa Sugihwaras, tidak di jalanan, dan dijaga aparat setempat,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, semula kegiatan direncanakan berlangsung di halaman Kampus UNESA Magetan yang lebih luas. Namun pada akhirnya diputuskan menggunakan area gudang pupuk.

Onar menyebut pelaksanaan perdana Ramadhan Race berjalan sukses. Meski demikian, untuk sementara kegiatan serupa belum tentu digelar kembali dalam waktu dekat.

“Hari ini sukses, alhamdulillah. Untuk Ramadan ini kemungkinan kegiatan yang sama belum bisa digelar lagi. Untuk event lain nanti melihat setelah Lebaran atau sebelum Lebaran,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat daerah dan unsur forkopimca, di antaranya Anggota DPRD Provinsi Jatim Diana Sasa, Kalaksa BPBD Magetan Eka Radityo, Kabag Ortala Pemkab Magetan Fisco Yudha Arista, Kapolsek Maospati AKP Vista Dwi Pujiningsih, Kasat Samapta AKP Agus Wibowo, perwakilan Kodim 0804 Magetan Kapten Inf Sunaryo, serta Kades Sugihwaras Wignyo Martono.

Mewakili Sekda Magetan, Kabag Ortala Pemkab Magetan Fisco Yudha Arista menegaskan bahwa pemerintah mendukung kegiatan positif selama Ramadan, asalkan terkoordinasi dengan baik dan tidak mengganggu ketertiban umum.

“Kegiatan positif selama Ramadan didorong, sepanjang terkoordinasi, dilakukan dengan benar, dan tidak mengganggu. Ramadan mengajarkan kebersamaan, toleransi, dan saling menghormati,” tegasnya.

Ia menambahkan, momentum viral sebelumnya justru menjadi bahan edukasi bagi masyarakat bahwa aktivitas komunitas tetap diperbolehkan selama dilakukan di tempat yang tepat dan dengan cara yang benar.

Rangkaian Ramadhan Race di Gudang Pupuk Sugihwaras pun berakhir dalam kondisi aman, lancar, dan kondusif. (Gal/PK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini