POJOKKATA.COM, Magetan – Ratusan pelajar dari berbagai sekolah menengah di Kabupaten Magetan mulai bersaing ketat menjadi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2026. Sebanyak 180 peserta yang terdiri dari 96 putra dan 84 putri mengikuti tahapan seleksi yang digelar di GOR Ki Mageti, Senin (6/4/2026).
Seleksi dibuka langsung oleh Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro yang mewakili Bupati Magetan Nanik Endnag Rusminiarti. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa peran Paskibraka bukan sekadar menjalankan prosesi pengibaran bendera setiap 17 Agustus.
“Yang kita lihat bukan hanya sebuah prosesi. Di sana ada keteguhan, latihan panjang, kerja sama, dan tanggung jawab besar terhadap kehormatan bangsa,” ujarnya.
Ia juga mendorong seluruh peserta mengikuti seleksi dengan serius dan menjunjung tinggi sportivitas. Menurutnya, proses ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana membentuk kedisiplinan, mental, dan rasa cinta tanah air.
“Kepada panitia dan tim seleksi, saya berpesan agar melaksanakan tugas secara profesional, objektif, dan transparan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Magetan, Arief Ridwan, menjelaskan bahwa seleksi ini bertujuan menjaring putra-putri terbaik daerah.
“Peserta yang mengikuti seleksi tahun ini berjumlah 180 orang. Mereka disiapkan untuk menjadi anggota Paskibraka pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,” jelasnya.
Pada tahap awal di GOR Ki Mageti, peserta menjalani tes kesehatan. Pemeriksaan meliputi tinggi dan berat badan, tekanan darah, kesehatan telinga, hidung, tenggorokan (THT), gigi, hingga mata.
Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Ketahanan Ekonomi Sosial Budaya Agama Kesbangpol Magetan, Sari Puspita Ningrum, menyebutkan bahwa aecara keseluruhan, peserta harus melewati delapan tahapan seleksi.
“Mulai dari seleksi administrasi, wawasan kebangsaan, intelijensia umum, kesehatan, parade, peraturan baris-berbaris (PBB), kesamaptaan, hingga kepribadian,” ujarnya.
Saat ini, tes kesehatan menjadi salah satu penentu kelayakan peserta.
“Seleksi ini untuk memastikan calon anggota memiliki kondisi fisik yang prima,” ungkap Sari.
Ia menjelaskan, dari seluruh tahapan tersebut, panitia akan menetapkan 74 anggota Paskibraka Kabupaten Magetan, masing-masing 37 putra dan 37 putri. Selanjutnya, enam peserta terbaik akan dikirim mengikuti seleksi tingkat provinsi hingga nasional pada Mei mendatang.
Hingga saat ini, panitia telah merampungkan tiga tahapan awal, yakni seleksi administrasi, wawasan kebangsaan, dan intelijensia umum, dengan total peserta yang lolos sebanyak 180 orang.
Tingginya jumlah peserta menunjukkan antusiasme pelajar Magetan. Selain itu, seleksi tahun ini juga menekankan pentingnya keseimbangan antara kesehatan fisik, kemampuan intelektual, dan karakter dalam menentukan calon anggota Paskibraka yang akan membawa nama daerah ke tingkat lebih tinggi. (Gal/PK)



