Sehari Usai Salat Istisqa, Hujan Mulai Guyur Sejumlah Wilayah Magetan

0

POJOKKATA.COM, MAGETAN – Setelah beberapa waktu dilanda kondisi minim hujan, sejumlah wilayah di Kabupaten Magetan akhirnya mulai diguyur hujan, Sabtu (19/9/2026) sore. Hujan turun di sejumlah kecamatan, sehari setelah Pemkab Magetan menggelar salat istisqa di Alun-Alun Magetan.

Informasi hujan mulai berdatangan dari sejumlah wilayah. Di antaranya Kecamatan Poncol, Ngariboyo, Plaosan, Kawedanan, dan Panekan.

Di Kecamatan Poncol, hujan dilaporkan turun sekitar pukul 14.42 WIB. Salah seorang warga setempat, Dwi Bahtiar, menyebut hujan turun di sejumlah desa.

“Poncol hujan,” kata Dwi saat dikonfirmasi, Sabtu (19/9).

Dia menyebut hujan antara lain mengguyur Desa Alastuwo dan Desa Selotinatah.

“Tempat saya, Desa Alastuwo sudah turun hujan. Desa Selotinatah juga sudah hujan,” ujarnya.

Turunnya hujan tersebut terjadi sehari setelah Pemkab Magetan bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), pelajar, dan masyarakat menggelar salat istisqa, Jumat (18/9). Salat tersebut dilaksanakan di Alun-Alun Magetan sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan setelah hujan tak kunjung turun di sejumlah wilayah.

“Matur suwun, yang kemarin sudah salat minta hujan di alun-alun,” imbuh Dwi.

Namun, secara meteorologis, turunnya hujan tetap berkaitan dengan kondisi atmosfer dan dinamika cuaca. BPBD Magetan sebelumnya telah menerima peringatan dini cuaca untuk sejumlah wilayah.

Kepala Pelaksana BPBD Magetan Eka Radityo menyampaikan, berdasarkan pemantauan, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi pada Sabtu (19/9) dan dapat disertai kilat, petir, serta angin kencang.

Peringatan tersebut mencakup wilayah Poncol, Parang, Lembeyan, Kawedanan, Magetan, Plaosan, Panekan, Ngariboyo, dan Sidorejo. Kondisi tersebut diperkirakan berlangsung hingga sekitar pukul 18.00 WIB.

“Untuk hari ini berdasarkan pantauan BPBD, sementara tadi yang termonitor di Ngariboyo, Poncol, Plaosan, Panekan, dan Kawedanan,” ungkap Eka saat dihubungi.

BPBD mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama hujan dan angin kencang. Warga diminta menghindari aktivitas di luar ruangan apabila tidak mendesak, serta berlindung di tempat yang aman.

Masyarakat juga diminta menjauhi pohon besar, tiang listrik, maupun area terbuka ketika terjadi petir. Peralatan elektronik di rumah disarankan diamankan dari risiko sambaran petir dengan mencabut kabel dari stop kontak.

“Utamakan keselamatan dan tetap waspada,” imbau BPBD.

Masyarakat juga diminta mengikuti perkembangan kondisi cuaca melalui kanal resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). (Gal/PK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini