POJOKKATA.COM, MAGETAN – INSAN Running Fest 2026 sukses digelar di Pondok Pesantren (Ponpes) Baitul Quran Al Jahra Magetan, Minggu (8/11/2026). Ivent olahraga lari 5K tersebut mengajak para pelari menggalang kepedulian untuk masyarakat Palestina dan korban bencana alam di Indonesia.
Dari kegiatan tersebut, donasi yang berhasil dihimpun mencapai Rp 14.616.000. Dana itu berasal dari partisipasi para pelari maupun undangan yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Panitia mewajibkan seluruh pelari mengenakan busana yang menutup aurat. Bagi peserta pria, diperbolehkan menggunakan celana panjang atau celana pendek yang dipadukan dengan legging panjang. Sementara peserta wanita diwajibkan mengenakan jilbab serta bawahan panjang berupa celana atau rok. Peserta wanita juga diperbolehkan memakai celana pendek dengan tambahan legging panjang. Ketentuan tersebut menjadi bagian dari upaya panitia menjaga nilai-nilai kesopanan dan identitas Islami yang diusung Ponpes Baitul Quran Al Jahra.
Ketua Pelaksana INSAN Fest 2026 Ivan Saifuddin mengatakan, kegiatan lari tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Milad ke-12 Ponpes Baitul Quran Al Jahra Magetan. Tahun ini, perayaan milad dikemas melalui sejumlah kegiatan yang memadukan pendidikan, olahraga, dan aksi sosial.
“Ini bagian dari rangkaian Milad Pondok Pesantren Baitul Quran Al Jahra yang ke-12. Ada berbagai kegiatan, mulai seminar eksklusif bersama Ustadz Muzammil Hasballah, lomba untuk tingkat SD dan SMP se-Karesidenan Madiun, hingga INSAN Running Fest 2026,” ujarnya.
Dia menjelaskan, INSAN Running Fest secara khusus membawa misi kemanusiaan. Melalui kegiatan tersebut, pihak pesantren ingin mengajak masyarakat, khususnya komunitas pelari, untuk ikut membantu saudara-saudara yang membutuhkan uluran tangan.
“Selain berolahraga, kami juga membawa misi sosial yang besar, yakni untuk keluarga kita di Palestina dan masyarakat yang terdampak bencana alam di Indonesia,” jelasnya.
Antusiasme peserta terlihat dari jumlah pelari yang mencapai lebih dari seribu orang. Pesertanya tidak hanya berasal dari lingkungan internal pesantren, seperti santriwan dan santriwati, tetapi juga masyarakat umum dari luar Ponpes Al Jahra.
Dalam penyelenggaraannya, pihak pesantren turut menggandeng komunitas lari (Playon Magetan) untuk mendukung pengelolaan dan teknis pelaksanaan kegiatan.
Ivan menambahkan, rangkaian INSAN Fest 2026 masih berlanjut hingga puncak perayaan pada 14 November mendatang. Agenda penutup akan diisi panggung kreasi akbar atau panggung gembira santri dengan menghadirkan guest star Opick.
“Untuk puncak rangkaian kegiatan akan berlangsung pada 14 November, melalui panggung kreasi akbar santri. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi penutup rangkaian Milad ke-12,” pungkasnya.
Melalui INSAN Fest 2026, Ponpes Baitul Quran Al Jahra berharap perayaan milad tidak hanya menjadi momentum memperingati perjalanan pesantren, tetapi juga menghadirkan manfaat lebih luas bagi masyarakat melalui pendidikan, kebersamaan, olahraga, dan kepedulian kemanusiaan. (Gal/PK)



