Plt Bupati Ponorogo Tinjau Jembatan Wagir Lor yang Nyaris Putus, Pemkab Bangun Jembatan Sementara

0

POJOKKATA.COM, PONOROGO – Kondisi Jembatan Wagir Lor di Desa Wagir Lor, Kecamatan Ngebel, yang nyaris putus mendapat perhatian serius pemerintah. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo Lisdyarita bersama anggota Komisi D DPRD Jawa Timur meninjau langsung jembatan tersebut, Selasa (20/1/2026).

Peninjauan dilakukan untuk memastikan tingkat kerusakan sekaligus merumuskan langkah penanganan jangka pendek dan rencana pembangunan jangka panjang. Jembatan itu merupakan akses utama warga setempat dan dilaporkan telah mengalami kerusakan sejak tiga tahun terakhir.

Selama ini, warga terpaksa membangun jembatan darurat secara swadaya agar aktivitas tetap berjalan. Namun, kondisi jembatan darurat dinilai tidak aman, terlebih setelah struktur tanah penopang terkikis dan memicu risiko longsor.

Plt Bupati Lisdyarita mengatakan, Pemkab Ponorogo memutuskan membangun jembatan sementara berbahan rangka baja profil wide flange (WF). Jembatan sementara itu diperuntukkan bagi kendaraan roda dua dan pejalan kaki.

“Demi aspek keselamatan dan keamanan, kami putuskan membangun jembatan sementara. Sambil menunggu pengajuan pembangunan jembatan permanen ke Pemprov Jawa Timur,” ujar Lisdyarita, Rabu (21/1/2026).

Ia menjelaskan, sebelumnya sempat dipertimbangkan untuk menyempurnakan jembatan darurat yang sudah ada. Namun, setelah ditinjau dari aspek teknis dan keselamatan, pembangunan jembatan sementara berbahan rangka baja modular dinilai sebagai opsi terbaik.

Pembiayaan pembangunan jembatan sementara tersebut bersumber dari Belanja Tidak Terduga (BTT) APBD Ponorogo.

“Hari ini sudah dimulai pembangunan jembatan sementara. Dengan demikian, konektivitas antarwilayah tetap terjaga sambil menunggu realisasi pembangunan jembatan permanen,” jelas perempuan yang akrab disapa Bunda Lis itu.

Untuk pembangunan jembatan permanen, kebutuhan anggaran diperkirakan mencapai sekitar Rp 4 miliar. Lisdyarita meminta jajaran Pemkab Ponorogo segera menuntaskan detail engineering design (DED) sebagai syarat utama pengajuan anggaran ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Hal ini yang akan kita koordinasikan dengan Pemprov, agar pembangunan jembatan permanen di Wagir Lor bisa segera direalisasikan,” tegasnya.

Sementara itu, anggota Komisi D DPRD Jawa Timur Miseri Efendi menyatakan akan mengawal dan berkoordinasi dengan Pemprov Jatim agar pembangunan jembatan permanen segera mendapat persetujuan.

Ia berharap Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dapat memberikan lampu hijau sehingga pembangunan bisa dimulai pada April atau Juli mendatang.

“Pemkab diminta segera menyusun DED. Estimasi anggarannya sekitar Rp 4 miliar. Meski masih tahap pengajuan, kami optimistis pembangunan bisa direalisasikan,” ujarnya.

Sebelumnya, kondisi Jembatan Wagir Lor sempat viral di media sosial karena dinilai membahayakan pengguna jalan.

Kerusakan pada struktur tanah penopang membuat jembatan berisiko ambruk. Dalam beberapa hari terakhir, warga bahkan terpaksa melintasi jembatan dengan berjalan kaki karena tidak aman dilalui kendaraan. (Gal/PK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini