POJOKKATA.COM, MAGETAN – Ratusan peserta memadati halaman Ilad Ndeso di Kawasan Watusirah, Selosari, Minggu (15/2) pagi, untuk mengikuti jalan santai dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9 Are You Cosmetics.
Momentum tersebut menjadi ruang temu antara sektor swasta, Pemerintah Kabupaten Magetan, dan masyarakat.
Penjabat Bupati Magetan, Nanik Sumantri, hadir langsung melepas peserta jalan santai.
Dalam sambutannya, Nanik menyampaikan apresiasi atas konsistensi Are You Cosmetics yang mampu bertahan dan berkembang selama sembilan tahun di industri kecantikan.
Menurutnya, eksistensi pelaku usaha lokal memiliki efek domino bagi perekonomian daerah.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Magetan, saya memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Are You Cosmetics. Kehadiran unit usaha seperti ini telah menggerakkan roda perekonomian di Magetan, menciptakan lapangan kerja, hingga memberdayakan UMKM pendukung,” ujarnya.
Ia berharap, perusahaan tersebut terus berinovasi dan memperluas jangkauan pasar. “Selamat ulang tahun ke-9. Semoga semakin jaya, semakin maju, dan pelanggannya terus bertambah,” imbuhnya.
Owner Are You Cosmetics, Popi MS Putranto, menyebut perjalanan sembilan tahun ini tak lepas dari kepercayaan masyarakat. Perayaan HUT, kata dia, menjadi bentuk syukur sekaligus momentum refleksi untuk meningkatkan kualitas layanan.
“Keberhasilan ini adalah hasil kepercayaan konsumen. Karena itu, perayaan ini kami dedikasikan untuk seluruh masyarakat yang telah menjadi bagian dari perjalanan kami selama ini,” tuturnya.
Kemeriahan semakin terasa saat pembagian doorprize. Beragam hadiah mulai paket produk kecantikan, perlengkapan rumah tangga, hingga hadiah utama diserahkan kepada peserta beruntung.
Tak hanya itu, stan produk kosmetik juga diserbu pengunjung.
Konsultasi kecantikan gratis serta diskon spesial ulang tahun menjadi magnet tersendiri. Strategi ini efektif mendekatkan brand dengan pelanggan, sekaligus memperkuat loyalitas pasar.
Di usia ke-9, Are You Cosmetics menunjukkan bahwa pertumbuhan usaha lokal bukan sekadar soal omzet. Lebih dari itu, ia menjelma menjadi simpul ekonomi sekaligus ruang kebersamaan masyarakat Magetan. (Gal/PK)



