POJOKKATA.COM, MAGETAN – Pemerintah Kabupaten Magetan mulai mempersiapkan infrastruktur jelang arus mudik Lebaran 2026. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) setempat mempercepat perbaikan jalan berlubang melalui pengaspalan ulang di sejumlah jalur utama.
Sebanyak 22 ruas jalan dengan total panjang 174 kilometer menjadi prioritas perbaikan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelancaran serta keselamatan pemudik dan wisatawan yang akan melintas di wilayah Magetan saat libur Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kepala DPUPR Magetan Muhtar Wahid mengatakan, pemeliharaan jalan tersebut merupakan agenda rutin yang dilakukan setiap tahun menjelang arus mudik.
“Sudah menjadi tugas rutin setiap tahun kami memprioritaskan pemeliharaan infrastruktur jalur mudik sepanjang 174 kilometer dari 22 ruas jalan di Magetan,” ujar Muhtar, Rabu (11/3).
Beberapa ruas yang menjadi fokus perbaikan antara lain jalur Madigondo–Takeran–Kawedanan, Kawedanan–Mojopurno–Magetan, Goranggareng–Lembeyan, Goranggareng–Maospati, Kalibening–Lembeyan, Lembeyan–Tamanarum, Parang–Turus, hingga Panekan–Jabung.
Selain itu, perbaikan juga dilakukan di jalur Milangasri–Banjarejo, ring road Sukomoro–Kentangan–Milangasri–Cepoko–Sidokerto, Plaosan–Turus–Jurug, Mojopurno–Ngariboyo–Bangsri–Plaosan, serta Magetan–Parang.
Menurut Muhtar, tim dari Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) dan Unit Reaksi Cepat (URC) bahkan telah mulai melakukan penambalan jalan sebelum memasuki bulan Ramadan.
“Tim kami setiap hari berkeliling untuk melakukan penambalan pada ruas-ruas jalan yang mengalami kerusakan,” jelasnya.
Meski demikian, proses pemeliharaan jalan tahun ini menghadapi tantangan cukup berat. Intensitas hujan yang masih tinggi serta banyaknya kendaraan bermuatan berlebih menjadi faktor utama yang mempercepat kerusakan jalan.
“Faktor cuaca dan muatan berlebih memang membuat kami harus bekerja ekstra keras. Namun kami tetap berupaya menutup lubang-lubang jalan agar tetap aman dilalui,” tambahnya.
DPUPR menggunakan aspal emulsi untuk menambal lubang jalan, yang membutuhkan waktu kering sebelum benar-benar kuat.
“Kalau diguyur hujan sebelum kering sempurna, aspal bisa lepas,” ungkap Muhtar.
Untuk mempercepat pengerjaan, DPUPR mengerahkan empat UPTD di masing-masing wilayah serta satu tim URC. Targetnya, sebelum Lebaran seluruh jalur utama sudah dalam kondisi layak dilalui.
Sementara itu, Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti turut meninjau langsung perbaikan jalan rusak di Jalan Raya Goranggareng tepatnya di Desa Genengan, Kecamatan Kawedanan, Rabu (11/3).
Bupati yang akrab disapa Bunda Nanik itu menegaskan pentingnya memastikan kondisi jalan aman bagi masyarakat, terutama menjelang arus mudik.
“Jangan sampai jalan rusak menyebabkan kecelakaan bagi masyarakat yang nantinya melaksanakan mudik Lebaran maupun aktivitas sehari-hari,” ujarnya.
Ia berharap perbaikan jalan yang dilakukan DPUPR dapat membuat arus lalu lintas semakin lancar sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman selama momentum Lebaran. (Gal/PK)



