1.000 Anak Muda Berebut Jadi Volunteer Grebeg Suro Ponorogo, Hanya 141 yang Lolos

0

POJOKKATA.COM, PONOROGO – Geliat persiapan menyambut Grebeg Suro 2026 sebagai pesta budaya terbesar di Bumi Reog semakin matang. Antusiasme generasi muda untuk terlibat dalam perhelatan tahunan tersebut pun membludak.

Sebanyak 141 pemuda-pemudi terpilih resmi dikukuhkan sebagai volunteer (relawan) Grebeg Suro 2026 oleh Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita di Pendopo Agung, Rabu (3/6/2026). Mereka menjadi bagian dari ribuan anak muda yang ingin ambil peran dalam penyelenggaraan agenda budaya terbesar di Ponorogo itu.

Tingginya minat terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai sekitar 1.000 orang. Namun, hanya sebagian kecil yang berhasil lolos seleksi dan dipercaya menjadi volunteer dalam pelaksanaan Grebeg Suro tahun ini.

Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita mengatakan, para volunteer tidak hanya bertugas membantu teknis penyelenggaraan acara. Lebih dari itu, mereka juga mengemban tanggung jawab sebagai duta budaya yang akan menjadi wajah Ponorogo di hadapan masyarakat maupun tamu dari luar daerah.

“Para volunteer yang terpilih tidak hanya menjalankan tugas membantu kepanitiaan, tetapi juga mengemban tanggung jawab sebagai duta budaya,” ujar perempuan yang akrab disapa Bunda Lis tersebut.

Para relawan yang berasal dari berbagai latar belakang, mulai mahasiswa hingga masyarakat umum, akan bertugas selama rangkaian Grebeg Suro yang berlangsung pada 6–15 Juni 2026.

Menurut Bunda Lis, keberadaan volunteer memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan. Mereka akan ditempatkan di berbagai divisi sesuai kebutuhan panitia.

Mulai dari administrasi, kehumasan, liaison officer (LO), pelayanan penonton, stage manager hingga pengamanan acara.

“Berperan ganda sebagai duta budaya harus mampu memberikan pelayanan yang ramah dan santun untuk membangun citra positif Ponorogo,” tegasnya.

Grebeg Suro 2026 sendiri menjadi momentum istimewa bagi Ponorogo. Selain menandai datangnya Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, perayaan tahun ini juga berlangsung setelah Reog Ponorogo resmi diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb).

Tak hanya itu, Kabupaten Ponorogo juga telah menjadi bagian dari UNESCO Creative Cities Network (UCCN) atau Jejaring Kota Kreatif UNESCO.

Dengan mengusung 31 side event yang tersebar dalam rangkaian kegiatan, Grebeg Suro tahun ini diproyeksikan menjadi etalase budaya yang semakin memperkuat posisi Ponorogo di kancah nasional maupun internasional.

Kehadiran ratusan volunteer muda diharapkan menjadi energi baru untuk menyukseskan seluruh agenda sekaligus memperkenalkan keramahan dan kekayaan budaya Bumi Reog kepada dunia. (Gal/PK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini