Pamong Wengker Matangkan Ritual Sakral Laku Tirakatan dan Jamasan Pusaka Grebeg Suro Ponorogo

0

POJOKKATA.COM, PONOROGO – Lembaga adat asli Ponorogo, Pamong Wengker, mulai mematangkan persiapan untuk menyukseskan rangkaian kegiatan Grebeg Suro 2026. Fokus utama diarahkan pada pelaksanaan dua agenda budaya yang sarat makna, yakni Laku Tirakatan dan Jamasan Pusaka Ponorogo.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam parembugan khusus yang dipimpin langsung Ketua Pamong Wengker Ponorogo, Haru Trimwan, di Gedung Eks SDN Bangunsari lantai 2, Jalan Sultan Agung Nomor 50, Minggu (7/6). Pertemuan itu dihadiri jajaran pengurus dan koordinator bidang guna memperkuat koordinasi organisasi menjelang pelaksanaan agenda budaya tahunan tersebut.

Dalam parembugan itu, dibahas pemantapan struktur bidang-bidang di lingkungan Pamong Wengker beserta tugas dan tanggung jawab masing-masing anggota. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar, tertib, dan tetap berpijak pada nilai-nilai adat serta budaya leluhur Wengker.

Haru Trimwan menegaskan kesiapan seluruh unsur organisasi menjadi faktor penting dalam keberhasilan penyelenggaraan kegiatan. Menurutnya, Laku Tirakatan dan Jamasan Pusaka bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan bagian dari upaya menjaga warisan budaya yang telah mengakar dalam kehidupan masyarakat Ponorogo.

“Laku Tirakatan dan Jamasan Pusaka bukan hanya kegiatan seremonial budaya, tetapi juga sarana melestarikan tradisi leluhur sekaligus memperkuat jati diri masyarakat Ponorogo,” ujarnya.

Dia juga meminta seluruh bidang meningkatkan sinergi dan komunikasi agar setiap tahapan kegiatan dapat terlaksana sesuai rencana. Persiapan yang matang dinilai penting mengingat dua agenda tersebut selalu menjadi bagian yang ditunggu dalam perhelatan Grebeg Suro.

Pamong Wengker optimistis mampu mengambil peran strategis dalam menyukseskan Grebeg Suro 2026. Selain menjaga kelancaran pelaksanaan kegiatan, lembaga adat tersebut juga berupaya memastikan nilai-nilai budaya dan sejarah Ponorogo tetap terjaga serta diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Melalui persiapan yang matang dan kerja sama seluruh bidang, Pamong Wengker siap menyukseskan Laku Tirakatan dan Jamasan Pusaka Ponorogo sebagai wujud pelestarian adat dan budaya warisan leluhur,” tegas Haru.

Sebagai informasi, Pamong Wengker juga sukses menggelar Laku Tirakatan dan Jamasan Pusaka dalam rangkaian Grebeg Suro 2025. Keberhasilan tersebut menjadi modal penting untuk kembali menghadirkan pelaksanaan yang khidmat dan sarat nilai budaya pada Grebeg Suro tahun depan. (Gal/PK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini