POJOKKATA.COM, PONOROGO – Sebanyak 150 atlet renang dari berbagai sekolah tingkat SD, SMP hingga SMA/sederajat ambil bagian dalam Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Renang Ponorogo 2026.
Kejuaraan yang digelar di Kolam Renang Tirto Menggolo, Rabu (22/7), itu tak sekadar menjadi ajang perebutan medali, tetapi juga sarana menjaring atlet potensial untuk memperkuat kontingen Ponorogo pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur mendatang.
Para peserta berlaga di berbagai nomor pertandingan sesuai kelompok umur (KU). Kemampuan teknik, kecepatan, hingga daya tahan para perenang menjadi perhatian tim pembina sebagai bagian dari proses pemetaan atlet berbakat sejak usia dini.
Ketua Harian Akuatik Indonesia Kabupaten Ponorogo, Saiful Nurhidayat mengatakan, Kejurkab merupakan agenda rutin tahunan yang memiliki peran strategis dalam pembinaan olahraga prestasi.
“Kejuaraan ini bukan hanya mencari juara, tetapi menjadi wadah untuk menjaring atlet-atlet potensial yang nantinya dipersiapkan mengikuti berbagai kejuaraan yang lebih tinggi, termasuk Porprov Jawa Timur. Dari sinilah proses pembinaan berkelanjutan dimulai,” ujarnya.
Menurut Saiful, atlet yang mampu menunjukkan performa terbaik selama kejuaraan akan masuk dalam pemantauan untuk mengikuti pembinaan yang lebih intensif. Langkah tersebut menjadi bagian dari regenerasi atlet renang Ponorogo agar mampu bersaing di level regional maupun nasional.
Selain menjadi ajang seleksi, Kejurkab juga menjadi tolok ukur hasil latihan para atlet sekaligus bahan evaluasi bagi pelatih dan klub dalam menyusun program pembinaan ke depan. Meningkatnya jumlah peserta dari tahun ke tahun dinilai menjadi sinyal positif terhadap perkembangan olahraga renang di Bumi Reog.
Pada Kejurkab tahun ini, sejumlah atlet tampil dominan di masing-masing kelompok umur.
Untuk kategori putra, Abiyyu Athalian Zaky Hidayat menjadi perenang terbaik KU 1 dengan raihan enam medali emas. David Kurniawan menjadi yang terbaik di KU 2 dengan empat emas.
Sementara Ivander Nagatan Dira Madewa (KU 3) dan Darel Abaikan Akmal (KU 4) sama-sama memborong tujuh medali emas.
Adapun Alvino Denis Danendra Krisal menjadi yang terbaik di KU 5 dengan koleksi enam emas.
Di sektor putri, Nansya Ayu Kartika Sari dan Rahma Aulya Putri masing-masing menjadi perenang terbaik KU 1 dan KU 2 dengan empat medali emas. Djenar Azarine Naura Wuayanto (KU 3) serta Alifia Ratu Azkha (KU 4) sama-sama mengoleksi lima emas, sedangkan Ayunda Manahil Setya Ningrum menjadi yang terbaik di KU 5 dengan enam medali emas.
Keberhasilan penyelenggaraan Kejurkab Renang 2026 diharapkan semakin mendorong sekolah, klub renang, orang tua, dan seluruh pemangku kepentingan untuk terus mendukung pembinaan olahraga akuatik. Dengan pembinaan yang berkesinambungan, Ponorogo dinilai memiliki peluang besar melahirkan atlet-atlet renang berprestasi yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional. (Gal/PK)



