Gibran Berpeluang Hadir di Grebeg Suro 2026, Pemkab Ponorogo Sudah Layangkan Undangan ke Istana

0

POJOKKATA.COM, PONOROGO – Perhelatan Grebeg Suro 2026 dipastikan bakal berlangsung lebih semarak. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo tidak hanya menyiapkan rangkaian agenda budaya yang lebih besar, tetapi juga mengundang sejumlah pejabat tinggi negara untuk hadir dalam pesta budaya tahunan tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo Lisdyarita mengungkapkan, undangan resmi telah dikirim kepada Presiden RI Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, hingga sejumlah menteri kabinet.

“Kami sudah mengundang Presiden, Wakil Presiden, dan sejumlah menteri untuk hadir dalam rangkaian kegiatan Grebeg Suro 2026,” ujarnya, Sabtu (6/6/2026).

Menurut Lisdyarita, komunikasi dengan berbagai pihak terus dilakukan untuk memastikan dukungan terhadap agenda budaya terbesar di Bumi Reog tersebut. Sejumlah kementerian bahkan disebut telah memberikan respons positif atas undangan yang dikirimkan Pemkab Ponorogo.
Kabar menggembirakan juga datang terkait kemungkinan kehadiran Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Berdasarkan informasi yang diterima Pemkab, orang nomor dua di Indonesia itu berpeluang hadir dalam salah satu agenda utama Grebeg Suro tahun ini.

“Informasinya sudah ada kesiapan untuk hadir. Tinggal menyesuaikan waktu yang paling memungkinkan di tengah rangkaian kegiatan yang berlangsung selama beberapa hari,” kata Lisdyarita.

Jika terealisasi, kehadiran Gibran diyakini akan semakin mengangkat gaung Grebeg Suro di tingkat nasional. Apalagi, agenda budaya yang telah masuk dalam kalender Kharisma Event Nusantara (KEN) tersebut menjadi salah satu ikon wisata unggulan Jawa Timur.

Berbagai kegiatan telah disiapkan untuk memeriahkan Grebeg Suro 2026. Mulai Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) XXXI, pawai budaya, kirab pusaka, hingga ritual larung doa di Telaga Ngebel yang selama ini menjadi magnet wisatawan.

Pemkab Ponorogo berharap para tamu undangan dari pemerintah pusat dapat melihat langsung kekayaan budaya serta potensi wisata yang dimiliki daerah tersebut.

“Kami ingin para tamu yang datang bisa melihat langsung kekayaan budaya dan potensi wisata yang dimiliki Ponorogo,” ungkapnya.

Dukungan juga datang dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Pemprov disebut bakal mengirimkan kontingen reog untuk berpartisipasi dalam FNRP XXXI yang menjadi agenda utama Grebeg Suro 2026.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Ponorogo menilai Grebeg Suro tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga penggerak ekonomi masyarakat.
Meningkatnya jumlah wisatawan diperkirakan akan memberikan dampak positif bagi pelaku usaha lokal. Mulai UMKM, sektor perhotelan, rumah makan, hingga jasa transportasi dan perjalanan wisata diproyeksikan ikut menikmati efek ekonomi dari perhelatan tersebut.

“Ini peluang besar bagi pelaku usaha lokal untuk menghadirkan produk yang kreatif dan mampu menarik minat pengunjung,” ujarnya.

Menurutnya, status Ponorogo sebagai tanah kelahiran reog yang telah mendapat pengakuan dunia menjadi modal besar untuk menarik lebih banyak wisatawan. Dengan dukungan pemerintah pusat, provinsi, dan masyarakat, Grebeg Suro 2026 diharapkan mampu mencetak rekor kunjungan wisatawan sekaligus memperkuat posisi Ponorogo sebagai destinasi budaya unggulan nasional. (Gal/PK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini