POJOKKATA.COM, MAGETAN – Ribuan pelari memadati kawasan Alun-Alun Magetan, Minggu (14/6/2026) pagi, dalam gelaran Bhayangkara Run 2026. Event lari sejauh 5 kilometer yang digelar Polres Magetan bersama komunitas Playon Magetan itu menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.
Sekitar 1.800 peserta resmi tercatat mengikuti ajang tersebut. Jumlah peserta semakin bertambah dengan keterlibatan personel Polres Magetan, jajaran polsek, serta satu kompi pasukan yang turut meramaikan kegiatan. Secara keseluruhan, jumlah peserta mencapai sekitar dua ribu orang.
Start dan finish dipusatkan di depan Pendopo Surya Graha (PSG) Magetan. Bupati Magetan Hj Nanik Endang Rusminiarti bersama Kapolres Magetan AKBP Dr Raden Erik Bangun Prakasa mengibarkan bendera start (flag off) tepat pukul 06.30 WIB.
Turut hadir Wakil Bupati Magetan Suyatni Priasmoro, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, kepala OPD, komunitas lari, hingga masyarakat umum.
Mengusung tema “Playon Bersama Masyarakat Magetan”, kegiatan tersebut mendapat antusiasme tinggi dari peserta yang datang dari berbagai daerah di Jawa Timur maupun luar provinsi.
Para peserta menempuh rute sepanjang 5 kilometer yang melintasi sejumlah ruas jalan utama kota. Dimulai dari depan PSG menuju Jalan Imam Bonjol, Jalan Teuku Umar, Jalan Pattimura, Jalan Monginsidi, Jalan Hasanuddin, Jalan Timor, Jalan Ahmad Yani, Jembatan Gandong 1, Jalan Basuki Rahmat Barat, Jalan Basuki Rahmat Selatan, kemudian kembali finis di depan Pendopo Surya Graha.
Sejak bendera start dikibarkan, ribuan pelari langsung memadati jalan-jalan protokol Kota Magetan. Suasana pagi yang sejuk menambah semangat peserta menyelesaikan lintasan hingga garis akhir.
Kapolres Magetan AKBP Dr Raden Erik Bangun Prakasa mengatakan, Bhayangkara Run 2026 bukan sekadar ajang olahraga. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
“Kegiatan Bhayangkara Run 2026 ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Selain sebagai sarana olahraga, kegiatan ini bertujuan mempererat tali persaudaraan, memperkuat semangat nasionalisme, serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui aktivitas yang positif, menyenangkan, dan menyehatkan,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui meningkatnya aktivitas pelaku UMKM selama berlangsungnya event.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Magetan yang telah mendukung penuh kegiatan ini, serta kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras sehingga Bhayangkara Run 2026 dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Kami juga mengapresiasi seluruh peserta yang telah ikut menyemarakkan Hari Bhayangkara ke-80 di Kabupaten Magetan,” tambahnya.
Kapolres juga mengingatkan peserta untuk tetap mengutamakan keselamatan selama berlari karena rute yang dilalui merupakan jalan umum. Selain itu, peserta diminta menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan.
Kemeriahan Bhayangkara Run 2026 semakin terasa dengan adanya hiburan rakyat dan pembagian berbagai doorprize menarik. Panitia juga memberikan penghargaan khusus bagi peserta dengan kostum paling unik dan kreatif.
Pada kategori putra, Muhammad Ramadhan tampil sebagai juara pertama dengan catatan waktu 16 menit 34 detik. Posisi kedua ditempati Wartono Jaya, disusul Muhzab di urutan ketiga.
Sementara pada kategori putri, Ariani berhasil menjadi yang tercepat dengan waktu 23 menit 24 detik. Posisi kedua diraih Athacalya dan posisi ketiga ditempati Ailcupi.
Melalui Bhayangkara Run 2026, Polres Magetan berharap sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat. Selain mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat, kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat persatuan serta menjaga kondusivitas wilayah Kabupaten Magetan. (Gal/PK)



