Forum Puspa Hadir di Festival Bambu Magetan

0

POJOKKATA.COM, MAGETAN – Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (Forum Puspa) Kabupaten Magetan turut ambil bagian dalam Festival Bambu Chapter 3 yang digelar di pelataran GOR Ki Mageti, Kompleks Stadion Magetan, pada 12–21 Juni 2026.

Kehadiran Forum Puspa menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Tahun 2026 yang dikemas melalui Festival Bambu bertema “Magetan Djadoel 2026”.

Selain diikuti organisasi dan forum masyarakat, kegiatan tersebut juga melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD), lembaga, Bank Jatim, hingga pelaku UMKM dari berbagai wilayah di Kabupaten Magetan.

Mengusung nuansa tempo dulu, Festival Bambu menghadirkan ruang interaksi sosial, pelestarian budaya, sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat.

Ketua Forum Puspa Magetan, Wati Soetomo mengatakan, pihaknya memanfaatkan momentum festival untuk memperkenalkan berbagai program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak kepada masyarakat. Di antaranya melalui sosialisasi Forum PUSPA (Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak) serta Program Jatim Puspa yang berfokus pada pemberdayaan usaha perempuan.

“Melalui pameran ini kami menyampaikan berbagai informasi terkait upaya pengentasan kemiskinan dan pengembangan sumber daya manusia perempuan,” ujarnya.

Menurut Wati, edukasi yang diberikan tidak hanya menyasar kelompok perempuan, tetapi juga masyarakat umum yang berkunjung ke stan Forum Puspa. Tujuannya untuk mendorong terciptanya lingkungan yang lebih ramah perempuan dan peduli terhadap tumbuh kembang anak.

“Kami juga memberikan edukasi kepada kelompok perempuan agar menjadi SDM unggul serta mendorong terciptanya lingkungan yang ramah perempuan dan peduli anak bagi para pengunjung stan kami,” tambahnya.

Selain menyosialisasikan program-program pemberdayaan, Forum Puspa juga memamerkan sejumlah produk UMKM binaan. Di antaranya produk batik dan olahan pangan lokal berupa singkong wijen atau Kong Wi yang merupakan hasil pembinaan kelompok usaha perempuan.

Sementara itu, Festival Bambu Chapter 3 tahun ini menghadirkan beragam kegiatan yang menggabungkan unsur lingkungan, budaya, dan ekonomi kreatif. Pengunjung dapat menikmati pameran kreasi bambu, bazar UMKM, kuliner tradisional hingga modern, serta berbagai wahana permainan keluarga.

Tak hanya itu, sejumlah pertunjukan seni turut meramaikan acara, mulai dari musik bambu, angklung, egrang, pentas seni pelajar, hingga pertunjukan campursari bersama bintang tamu Deviana Safara. Ada pula lomba memasak rebung, fashion show batik bambu, penyerahan penghargaan lingkungan hidup, serta penampilan Srikandi Art Dance dan Musik Tongkling Sanggar Pringgowulung Kamulan Budaya Dharmawangsa.

Melalui keterlibatan berbagai elemen masyarakat, Festival Bambu diharapkan tidak hanya menjadi ajang hiburan dan pelestarian budaya, tetapi juga mampu memperkuat pemberdayaan perempuan, pengembangan UMKM, dan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan hidup. (Gal/PK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini