POJOKKATA.COM, MAGETAN – Dua pelajar asal Kabupaten Magetan berhasil menembus seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Jawa Timur 2026. Keduanya bakal menjadi wakil Magetan dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Provinsi Jatim.
Dua pelajar tersebut yakni Marco Ardiansyah Dewa Anwari dan Maritza Jilan Fauziyyah. Keduanya merupakan siswa SMAN 1 Magetan.
Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, dan Agama Bakesbangpol Magetan Sari Puspitaningrum mengatakan, dua pelajar tersebut berhasil lolos setelah mengikuti seleksi yang dilakukan tim dari Kesbangpol Provinsi Jawa Timur.
“Awalnya ada tiga calon yang diseleksi oleh provinsi. Alhamdulillah, dua anak dari Magetan dinyatakan lolos,” ujarnya, Minggu (16/8/2026).
Setelah dinyatakan lolos, keduanya langsung mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan (diklat) calon Paskibraka tingkat Provinsi Jawa Timur. Kegiatan tersebut berlangsung pada 5–18 Agustus 2026 di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.
Menurut Sari, prestasi tersebut patut diapresiasi. Sebab, salah satu putra-putri Magetan nantinya dipercaya menjadi bagian dari pasukan pengibar bendera dalam upacara HUT ke-81 RI tingkat Provinsi Jawa Timur.
“Masyarakat patut bangga. Dari dua anak tersebut, salah satunya anak bakal menjadi petugas pengerek bendera saat upacara HUT RI ke-81 tingkat Provinsi Jatim,” katanya.
Perjalanan keduanya hingga sampai ke tingkat provinsi juga tidak mudah. Mereka harus melewati rangkaian seleksi secara bertahap, mulai tingkat sekolah, kabupaten, hingga seleksi tingkat provinsi.
Sebelumnya, proses seleksi Paskibraka tingkat Kabupaten Magetan telah dimulai sejak April 2026. Dari total 180 peserta yang mengikuti seleksi, sebanyak 74 peserta dinyatakan lolos untuk menjadi anggota Paskibraka tingkat kabupaten.
“Dari 74 peserta tersebut, kemudian dipilih calon yang mewakili Magetan untuk mengikuti seleksi tingkat provinsi. Dua orang akhirnya berhasil lolos,” terang Sari.
Keberhasilan Marco dan Maritza menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga, sekolah, maupun masyarakat Magetan. Mereka dinilai telah menunjukkan disiplin, dedikasi, serta semangat selama menjalani seluruh tahapan seleksi.
Bakesbangpol Magetan berharap keduanya mampu menjalankan amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab. Prestasi itu juga diharapkan menjadi inspirasi bagi pelajar lain untuk terus menumbuhkan nasionalisme, patriotisme, serta kecintaan terhadap tanah air.
“Semoga amanah dan bisa menjadi teladan bagi generasi muda lainnya,” pungkas Sari. (Gal/PK)



