POJOKKATA.COM, MAGETAN – Kampung halaman kembali menjadi tempat pengabdian bagi AKBP Bagas Sancoyoning Aji. Perwira menengah Polri kelahiran Magetan itu dipercaya menduduki jabatan Kapolres Magetan Polda Jawa Timur. Penunjukan tersebut sekaligus menjadi momen pulang kampung setelah Bagas sebelumnya bertugas sebagai Koordinator Sekretaris Pribadi Pimpinan (Koorspripim) Polda Jatim.
Bagas lahir di Magetan pada 7 Oktober 1985. Dia bahkan tumbuh di Desa Sugihwaras, Kecamatan Maospati. Pendidikan dasar hingga menengah juga ditempuh di tanah kelahirannya. Setelah menyelesaikan pendidikan di SMAN 1 Maospati, Bagas melanjutkan pendidikan di Akademi Kepolisian (Akpol) dan lulus pada 2007.
Penunjukan Bagas sebagai Kapolres Magetan ditetapkan melalui Surat Telegram Kapolri tertanggal 30 Agustus 2026, yakni ST/1877/VIII/KEP./2026 dan ST/1878/VIII/KEP./2026.
Dalam telegram tersebut, Bagas dimutasikan dari jabatan Koorspripim Polda Jatim untuk mengemban tugas baru sebagai Kapolres Magetan.
Karier Bagas di kepolisian cukup beragam. Sebelum menduduki jabatan di lingkungan Polda Jatim, dia pernah bertugas di wilayah hukum Polda Sulawesi Selatan. Di antaranya sebagai Kasat Reskrim Polres Wajo pada 2019 setelah sebelumnya bertugas di Direktorat Reserse Kriminal Polda Sulsel.
Bagas juga pernah dipercaya menjadi Kapolsek Ujung Pandang, Kota Makassar. Pengalaman di bidang operasional tersebut kemudian dilengkapi dengan pendidikan pengembangan dan spesialisasi di lingkungan Polri.
Pada 2023, Bagas tercatat mengikuti Sespimmen Polri Dikreg-63. Dalam pendidikan tersebut, dia pernah menjabat sebagai pengurus Seksi Pendidikan, Subseksi Literasi Digital dan Pustaka.
Menariknya, hubungan Bagas dengan Polres Magetan bukan kali pertama. Berdasarkan data yang dipublikasikan Perpustakaan Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), Bagas pernah menulis kajian mengenai pelayanan publik dalam pengurusan surat izin mengemudi (SIM) di Satpas Satuan Lalu Lintas Polres Magetan.
Kini, kajian mengenai pelayanan publik itu seolah menemukan ruang pengabdian baru. Bagas kembali ke Magetan, tetapi kali ini dengan tanggung jawab lebih besar sebagai orang nomor satu di jajaran Polres Magetan.
Sementara itu, posisi Kapolres Magetan sebelumnya dijabat AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa. Perwira lulusan Akpol 2006 tersebut mendapat amanah baru sebagai Kapolres Mojokerto Polda Jatim.
Selama memimpin Polres Magetan, Erik dikenal dengan pendekatan responsif dan berorientasi pada pelayanan publik. Pendekatan humanis serta sejumlah program inovatif menjadi bagian dari upaya menjaga kondusivitas wilayah.
Pergantian pucuk pimpinan Polres Magetan tersebut merupakan bagian dari rotasi sejumlah perwira di lingkungan Polri. Mutasi dilakukan sebagai bagian dari penyegaran organisasi sekaligus kebutuhan penugasan di jajaran Polda Jawa Timur.
Dengan pengalaman di bidang reserse, kewilayahan, pendidikan kepolisian hingga tugas di lingkungan pimpinan Polda Jatim, Bagas kini menghadapi tantangan baru di daerah asalnya sendiri.
Kembali ke Magetan bukan sekadar perpindahan jabatan bagi Bagas. Dia kini harus membuktikan bahwa status sebagai putra daerah dapat berjalan beriringan dengan profesionalitas sebagai perwira Polri dalam menjaga keamanan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. (Gal/PK)



