13.147 Lowongan Kerja Dibuka di Job Fair Ponorogo

0

POJOKKATA.COM, PONOROGO – Ribuan pencari kerja menyerbu Job Fair Ponorogo 2026 di Ponorogo City Center (PCC), Selasa (29/9). Pada hari pertama pelaksanaan, sekitar 4.500 pencari kerja telah melakukan pendaftaran.

Bukan tanpa alasan. Pemkab Ponorogo melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) menyediakan peluang kerja dalam jumlah besar. Sebanyak 69 perusahaan ambil bagian dengan total kebutuhan tenaga kerja mencapai 13.147 orang.

Perusahaan yang terlibat berasal dari berbagai sektor. Mulai manufaktur, industri kreatif, retail, hingga perbankan. Dari puluhan perusahaan tersebut, 38 perusahaan membuka stan secara langsung di PCC. Sementara 31 perusahaan lainnya mengikuti job fair melalui sistem daring.

Sekda Ponorogo Agus Sugiarto mengatakan, job fair menjadi salah satu upaya pemerintah mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan secara langsung. Dengan begitu, masyarakat bisa memperoleh informasi lowongan sekaligus mengakses proses rekrutmen dengan lebih mudah.

“Job fair ini menjadi salah satu upaya agar efektivitas antara penerima kerja dan angkatan kerja bisa bertemu langsung, sehingga mendapatkan informasi dan akses dengan lebih mudah,” kata Agus.

Tak hanya menyediakan lowongan umum, Pemkab Ponorogo juga membuka akses bagi penyandang disabilitas. Tercatat terdapat 151 formasi yang dapat diisi penyandang disabilitas.

Persyaratan untuk formasi tersebut menyesuaikan kebutuhan masing-masing perusahaan. Pemkab berharap kesempatan kerja yang tersedia dapat diakses lebih luas oleh masyarakat.

“Kita juga memberikan kesempatan bagi penyandang disabilitas. Ada 151 lowongan yang dapat diisi penyandang disabilitas, dengan persyaratan menyesuaikan kebutuhan masing-masing perusahaan,” imbuh Agus.

Di sisi lain, Pemkab Ponorogo mencatat adanya penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT). Angkanya turun dari 4,19 persen menjadi 3,85 persen.
Meski begitu, persoalan akses terhadap pekerjaan masih ditemukan dalam pelaksanaan job fair. Salah satunya menyangkut batas usia yang ditetapkan perusahaan dalam persyaratan rekrutmen.

Menurut Agus, persoalan tersebut menjadi catatan bagi pemerintah untuk pelaksanaan job fair berikutnya. Evaluasi diperlukan agar peluang kerja yang tersedia dapat menjangkau pencari kerja secara lebih luas.

“Tentu ini menjadi bahan evaluasi kami ke depan untuk pelaksanaan job fair selanjutnya,” ujarnya.
Sementara itu, Plt Kepala Disnaker Ponorogo Henry Indra Wardana mengatakan Job Fair 2026 digelar selama dua hari, yakni 29–30 September 2026.

Menurutnya, konsep job fair tidak hanya mempertemukan pencari kerja dan perusahaan. Proses wawancara juga dapat dilakukan secara langsung di lokasi.

“Tujuan job fair ini untuk mempertemukan langsung antara pencari kerja dengan pemberi kerja. Interview atau wawancara juga bisa langsung dilakukan di tempat,” pungkas Henry. (Gal/PK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini