POJOKKATA.COM,MAGETAN – Alun-Alun Magetan berubah menjadi lautan manusia pada Selasa malam (28/10). Ribuan jamaah dari berbagai daerah memadati pusat kota untuk mengikuti pengajian akbar dan berselawat bersama pendakwah muda kondang Muhammad Iqdam Kholid atau Gus Iqdam. Kegiatan tersebut menjadi salah satu puncak peringatan Hari Jadi Kabupaten Magetan ke-351.
Jamaah tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang diiringi lantunan hadrah dari rombongan Majelis Sabilu Taubah. Selain menjadi ajang berselawat dan bermunajat, pengajian tersebut juga menjadi momentum bagi masyarakat untuk mendoakan Kabupaten Magetan agar semakin maju, sejahtera, dan harmonis.
Kegiatan itu turut dihadiri Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh agama, serta tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Nanik mengungkapkan rasa syukur atas perjalanan panjang Kabupaten Magetan yang kini memasuki usia ke-351 tahun. Dia mengajak masyarakat menjadikan peringatan hari jadi sebagai momentum untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan.
“Di usia Kabupaten Magetan yang ke-351, daerah kita telah melalui perjalanan panjang yang patut disyukuri. Momentum ini hendaknya menjadi penyemangat untuk terus menjaga persatuan, mempererat persaudaraan, dan bersama-sama mewujudkan Magetan yang semakin maju, sejahtera, dan harmonis,” ujarnya.

Nanik juga mengajak seluruh jamaah memanfaatkan pengajian akbar tersebut untuk memanjatkan doa demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.
“Marilah kita manfaatkan majelis yang mulia ini untuk bersama-sama berdoa, semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan keberkahan kepada Kabupaten Magetan, memberikan kesehatan dan kesejahteraan bagi masyarakatnya, menjaga daerah kita tetap aman dan damai, serta memudahkan setiap ikhtiar kita dalam mewujudkan Magetan yang lebih baik,” imbuhnya.
Di luar nilai spiritual, kehadiran ribuan jamaah turut membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Pedagang kecil dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berkesempatan meraup pendapatan dari meningkatnya aktivitas pengunjung di sekitar lokasi acara.
Massa yang datang dari berbagai daerah menjadi potensi pasar bagi pelaku usaha lokal selama kegiatan berlangsung.
Pengajian akbar dan selawat bersama Gus Iqdam pun tidak hanya menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan umat, tetapi juga bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Magetan ke-351 yang melibatkan masyarakat luas. (Gal/PK)



