Konfercab XLIV PMII Surabaya Tuntas, Ning Icis Terpilih Jadi Ketua Umum

0

POJOKKATA.COM, SURABAYA – Konferensi Cabang (Konfercab) XLIV Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Surabaya tuntas. Roisatul Muttaqin Alalloh, yang akrab disapa Ning Icis, terpilih sebagai ketua umum PC PMII Surabaya melalui mekanisme persidangan organisasi.

Proses pemilihan berlangsung kondusif hingga penetapan hasil. Seluruh tahapan diselesaikan dengan melibatkan kader dan perwakilan komisariat peserta konferensi.

Ning Icis membawa visi “PMII Surabaya as a Future Foundation” untuk menjadi pijakan kepemimpinannya. Gagasan tersebut menitikberatkan penguatan kaderisasi, kapasitas intelektual, kepemimpinan, serta perluasan kontribusi kader di tengah dinamika sosial.

Menurut Ning Icis, PMII Surabaya memiliki modal besar berupa kekuatan kader dan komisariat yang tersebar di berbagai kampus. Potensi tersebut perlu dikelola melalui keterlibatan seluruh elemen organisasi.

“PMII Surabaya as a Future Foundation adalah ikhtiar untuk menjadikan organisasi sebagai fondasi masa depan. Kita ingin membangun PMII yang mampu menyiapkan kader dengan kapasitas, karakter, dan keberanian untuk mengambil peran di berbagai ruang,” ujarnya.

Pasca-Konfercab, konsolidasi internal menjadi salah satu pekerjaan awal yang perlu dilakukan. Ning Icis menilai perbedaan pandangan selama konferensi merupakan bagian dari dinamika organisasi yang harus disikapi secara dewasa.

“Setelah konferensi selesai, tugas kita adalah kembali bersama-sama. Perbedaan dalam forum adalah bagian dari proses organisasi. Setelah keputusan diambil, kita punya tanggung jawab yang sama untuk membangun PMII Surabaya,” katanya.

Kepemimpinan baru tersebut diharapkan mampu memperkuat komunikasi antarkomisariat sekaligus menerjemahkan visi organisasi ke dalam program kerja yang konkret.

Dengan berakhirnya Konfercab XLIV, PMII Surabaya memasuki fase kepengurusan baru. Penguatan kaderisasi dan peningkatan kapasitas kader menjadi agenda penting agar organisasi mampu memperluas peran di tengah perkembangan Kota Surabaya dan tantangan zaman. (Gal/PK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini