AWDI Ponorogo Salurkan Bantuan Bedah Rumah hingga Beasiswa, Sasar Warga di 4 Desa di Ngebel

0

POJOKKATA.COM, PONOROGO – Kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu ditunjukkan Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI) Kabupaten Ponorogo. Melalui kegiatan bakti sosial dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026, AWDI menyalurkan sejumlah bantuan mulai dari program bedah rumah, bantuan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), santunan anak yatim, hingga beasiswa pendidikan.

Kegiatan tersebut dipusatkan di Desa Talun, Kecamatan Ngebel, Ponorogo, Sabtu (31/10/2026).

Sebanyak lima warga dari empat desa menjadi penerima manfaat program bedah rumah. Mereka berasal dari Desa Paringan, Nglayang, Campursari, dan Talun.

Ketua Panitia Bakti Sosial AWDI Ponorogo Gigih Danang Jaya menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan pelaksanaan program sosial DPC AWDI Ponorogo yang telah memasuki tahun keenam.

Menurut dia, program kali ini terlaksana melalui kolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Ponorogo, Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfo) Ponorogo, serta sejumlah mitra dan donatur.

“Alhamdulillah, kegiatan Baksos DPC AWDI Kabupaten Ponorogo ini sudah keenam kalinya dilakukan. Dalam momentum ini, kami berhasil merealisasikan program sosial secara terbuka dan tepat sasaran,” ujarnya.

Selain bedah rumah, AWDI juga menyalurkan bantuan gerobak usaha dan permodalan bagi pelaku UMKM. Bantuan tersebut diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi keluarga sekaligus mengembangkan usaha penerima manfaat.

Bantuan lainnya berupa paket sembako kepada delapan warga fakir miskin atau yang membutuhkan, santunan untuk tujuh anak yatim/piatu, sejumlah keranjang sampah, serta beasiswa pendidikan bagi siswa SD/MI berprestasi.

Gigih berharap berbagai bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi penerimanya. Khusus program bedah rumah, dia berharap warga bisa menempati hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman.

“Semoga rumah yang telah diperbaiki membawa berkah, kedamaian, dan kesehatan yang lebih baik bagi keluarga. Bagi penerima bantuan UMKM, semoga usahanya semakin maju dan mampu meningkatkan taraf ekonomi keluarga secara berkelanjutan,” harapnya.

Sementara itu, Ketua AWDI Ponorogo Anang Sastro menegaskan bahwa peran wartawan tidak sebatas menyampaikan berita dan informasi kepada masyarakat. Sebagai salah satu pilar demokrasi, pers juga dituntut memiliki kepedulian sosial dan hadir di tengah masyarakat.
Menurut dia, kegiatan bakti sosial menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi insan pers di luar tugas jurnalistik.

“Sebagai pilar keempat demokrasi, peran pers tidak hanya sekadar menyajikan berita dan informasi, tetapi juga harus mampu peka, hadir, dan menyentuh langsung denyut nadi kehidupan masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.

Dia menambahkan, AWDI Ponorogo berkomitmen untuk terus menjalankan fungsi pers dalam mengawal pembangunan sekaligus menghadirkan kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat Bumi Reog.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Baznas Ponorogo H. Sukarni, Kepala Diskominfo Ponorogo Drh. H. Sapto Djatmiko Tjipto Rahardjo, unsur Forkopimcam Ngebel, para kepala desa, jajaran pengurus AWDI, wartawan, mitra, serta para penerima bantuan. (Gal/PK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini