POJOKKATA.COM, MAGETAN – DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Magetan mulai membangun kantor baru di Jalan Tripandita, Kelurahan Kebonagung, Kecamatan Magetan, Sabtu (31/10/2026). Markas yang dirancang dua lantai itu tak hanya diproyeksikan sebagai pusat konsolidasi partai, tetapi juga ruang pelayanan bagi masyarakat.
Pembangunan ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama atau groundbreaking yang dihadiri Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi PKS Riyono Caping, Ketua DPD PKS Magetan Indra Kusuma Aryanto, jajaran pengurus, serta kader partai.
Riyono menegaskan, kantor baru tersebut harus memiliki fungsi lebih luas daripada sekadar tempat administrasi dan aktivitas internal partai. Gedung itu diharapkan menjadi rumah perjuangan kader sekaligus ruang terbuka yang bisa dimanfaatkan masyarakat.
“Pertama, kantor ini kita dedikasikan untuk perjuangan seluruh kader dan struktur PKS. Ini menjadi rumah besar perjuangan politik. Kedua, kantor ini juga menjadi rumah bagi masyarakat Kabupaten Magetan,” ujarnya.
Menurut dia, fasilitas tersebut nantinya dapat digunakan untuk berbagai kegiatan masyarakat. Mulai pertemuan kelompok kecil, aktivitas kepemudaan, hingga kegiatan lain yang sesuai dengan kapasitas ruangan.
“Kita ingin PKS semakin dekat, semakin melayani, semakin memberdayakan, sekaligus membela kepentingan masyarakat Magetan secara luas,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua DPD PKS Magetan Indra Kusuma Aryanto menyebut pembangunan markas baru menjadi bagian dari upaya memperkuat kemandirian organisasi. Keberadaan kantor permanen juga diharapkan meningkatkan motivasi kader dalam menjalankan kerja politik.
“Dengan adanya kantor ini, kita ingin menunjukkan kemandirian PKS. Harapannya, semangat dan motivasi kader semakin kuat sehingga target perolehan kursi di setiap daerah pemilihan bisa tercapai,” ungkap Indra.
Dia menjelaskan, gedung tersebut direncanakan memiliki dua lantai. Proses pembangunan akan menyesuaikan kesiapan tenaga kerja dan kondisi di lapangan. Waktu penyelesaiannya diperkirakan membutuhkan satu hingga dua tahun.
Terkait pembiayaan, pembangunan kantor mengandalkan partisipasi kader melalui infak dan sedekah yang dihimpun secara rutin melalui Unit Pembinaan Anggota (UPA).
“Di PKS ada tradisi yang baik, yakni infak dan sedekah. Melalui Unit Pembinaan Anggota, setiap pekan ada dorongan untuk saling berbagi dan berkontribusi bagi pembangunan ini,” pungkasnya.
Dengan dimulainya pembangunan tersebut, DPD PKS Magetan berharap memiliki fasilitas yang menunjang aktivitas organisasi sekaligus membuka ruang interaksi dengan masyarakat. Namun, pemanfaatan kantor sebagai pusat pelayanan publik nantinya akan bergantung pada fasilitas dan program yang disiapkan setelah pembangunan rampung. (Gal/PK)



