Golkar Kota Madiun Bidik 5 Kursi DPRD, Sinyal Bagus Rizki Maju Pilwali Menguat

0

POJOKKATA.COM, MADIUN KOTA – Target lima kursi DPRD menjadi langkah awal Partai Golkar untuk memperkuat posisi politik di Kota Madiun. Tak sekadar membidik kemenangan legislatif, partai berlambang pohon beringin itu juga mulai membuka peluang untuk merebut kursi wali kota. Nama Ketua DPD Partai Golkar Kota Madiun Bagus Rizki Dinarwan pun berpotensi masuk dalam bursa kandidat Pilwali mendatang.

Target tersebut mengemuka dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD Partai Golkar Kota Madiun bertema Golkar Kota Madiun Solid Menjemput Kemenangan, Minggu (25/10/2026).

Ketua DPD Partai Golkar Kota Madiun Bagus Rizki Dinarwan menyatakan, konsolidasi organisasi menjadi fondasi untuk membangun kekuatan partai menghadapi kontestasi politik berikutnya. Saat ini, kepengurusan Golkar telah terbentuk hingga tingkat kecamatan dan kelurahan.

Rampungnya pembentukan struktur tersebut menjadi modal untuk mulai menggerakkan mesin partai. Golkar Kota Madiun ingin memastikan konsolidasi tidak berhenti pada pembentukan kepengurusan, tetapi berlanjut menjadi kerja politik untuk merebut dukungan masyarakat.

“Setelah Rakerda ini, kepengurusan sudah terbentuk dari tingkat kecamatan sampai tingkat kelurahan. Sehingga tahun depan kita sudah mulai bergerak untuk pemenangan pemilu yang akan datang. Entah itu 2029 atau tahun-tahun berikutnya, yang terpenting Golkar Kota Madiun sudah siap,” kata Bagus seusai Rakerda di Kantor DPD Golkar Kota Madiun.

Bagus menegaskan, target lima kursi DPRD menjadi salah satu tolok ukur untuk mengukur kekuatan Golkar sebelum melangkah ke kontestasi pemilihan kepala daerah.
“Insyaallah sangat optimistis. Pemenangan di Pemilu Legislatif (Pileg) harus kita buktikan terlebih dahulu sebagai langkah utama menuju kursi wali kota,” ujarnya.

KONSOLIDASI JANGAN SEKADAR STRUKTUR

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Ali Mufthi yang hadir dalam Rakerda tersebut mengapresiasi kesiapan organisasi Golkar Kota Madiun. Menurut dia, kepengurusan di tingkat kecamatan atau pengurus kecamatan (PK) telah memiliki surat keputusan (SK) dan dikukuhkan.

Namun, Ali mengingatkan bahwa kelengkapan struktur belum cukup untuk menjamin kemenangan. Seluruh kader harus mampu menerjemahkan konsolidasi organisasi menjadi kerja nyata yang dirasakan masyarakat.

“Kepengurusan PK di Kota Madiun semua sudah rapi, sudah baik, sudah ada SK-nya, dan sudah dikukuhkan. Tentu setelah disahkan tinggal bekerja: menyapa masyarakat dan mendampingi masyarakat di Kota Madiun agar Golkar tetap eksis dan menang,” kata Ali.

Pesan tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi Golkar Kota Madiun. Kepengurusan hingga tingkat kelurahan diharapkan menjadi ujung tombak untuk memperluas basis dukungan sekaligus membangun kedekatan dengan pemilih.
Sebab, target lima kursi DPRD tidak cukup hanya ditopang kesiapan internal. Golkar juga perlu membuktikan kemampuan mengonversi konsolidasi kader menjadi suara dalam pemilu.

LIMA KURSI BUKA PELUANG PILWALI

Di sisi lain, target lima kursi DPRD mulai dikaitkan dengan peluang Golkar mengusung kandidat dalam Pilwali Madiun. Ali Mufthi memberi sinyal bahwa Bagus Rizki Dinarwan berpeluang maju apabila partai mampu mencapai target legislatif tersebut, terlebih jika perolehan kursi melampauinya.

“Ya kalau bisa minimal lima kursi. Tentu kalau mendapat lebih dari lima kursi, pasti siap jadi wali kota nanti. Insyaallah, bismillah,” tandasnya.

Pernyataan tersebut menjadi sinyal terbukanya peluang bagi Bagus untuk masuk dalam bursa kandidat yang berpotensi diusung Golkar. Meski demikian, pencalonan masih bergantung pada dinamika dan keputusan politik partai ke depan.

Untuk saat ini, Golkar Kota Madiun masih harus membuktikan kekuatannya melalui kerja politik dan perolehan suara. Target lima kursi DPRD menjadi pijakan awal sebelum partai tersebut melangkah lebih jauh dalam persaingan menuju kursi Wali Kota Madiun. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini