POJOKKATA.COM, Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menggelar kegiatan bertajuk Roren Connect dengan semangat baru: membangun kesadaran finansial aparatur sipil negara (ASN) di tengah dinamika ekonomi yang makin menantang. Bertempat di Aula Prona, Jakarta, Rabu (4/6), kegiatan ini mengangkat tema “Biar Gak Cuma Nunggu Gajian: Tips ASN Membangun Passive Income Lewat Investasi.”
Kegiatan yang diprakarsai Biro Perencanaan dan Kerja Sama ini dibuka oleh Kepala Biro Andi Tenri Abeng, mewakili Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN, Pudji Prasetijanto Hadi. Dalam sambutannya, Andi menegaskan pentingnya perubahan pola pikir di kalangan pegawai pemerintahan. Menurutnya, transformasi birokrasi tidak cukup hanya lewat sistem kerja yang baru, tapi juga harus diikuti dengan peningkatan mindset pegawai yang lebih visioner.
“ASN itu punya penghasilan tetap, tapi di tengah ekonomi yang dinamis, punya penghasilan tambahan dan perencanaan keuangan jangka panjang itu jadi keharusan,” tegasnya. Ia menambahkan, gaji bulanan seharusnya jadi landasan untuk membangun masa depan yang lebih aman, bukan satu-satunya andalan.
Roren Connect kali ini menghadirkan narasumber dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) sebagai mitra strategis. Mereka membagikan berbagai materi ringan tapi berbobot, mulai dari pengenalan instrumen investasi sesuai profil risiko pegawai, cara menabung emas, sampai peluang usaha sampingan yang bisa dilirik ASN.
“Kita ingin kegiatan ini bisa memberi inspirasi, biar para pegawai gak cuma konsumtif, tapi juga produktif secara finansial,” lanjut Andi.
Suasana acara berlangsung santai tapi penuh antusiasme. Mochamad Choliq, Executive Vice President BRI yang juga hadir sebagai pembicara, menyampaikan bahwa investasi bukan lagi hal eksklusif, melainkan bisa dimulai dari instrumen kecil dan legal. Ia menyebutkan reksa dana, obligasi, hingga logam mulia sebagai opsi yang cocok untuk pemula.
Sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Kementerian ATR/BPN turut hadir menyimak materi. Kehadiran mereka menjadi sinyal kuat bahwa topik literasi keuangan kini jadi perhatian serius di internal kementerian.
Melalui Roren Connect, Kementerian ATR/BPN berharap bisa mendorong lahirnya ASN yang tidak hanya profesional dalam tugas, tapi juga cerdas dalam mengelola keuangan pribadi.
“Kalau pegawainya sejahtera, kerja pun bisa lebih tenang dan fokus. Kita ingin semua jadi ASN yang punya future mindset,” tutup Andi. (Gal/PK)



