IMI Tata 10.000 Ban Bantuan Gubernur, Sirkuit Parang Magetan Siap Jadi Tuan Rumah Kejurprov 2026

0

POJOKKATA.COM, MAGETAN – Persiapan Sirkuit Parang Magetan menuju ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) IMI Jawa Timur 2026 terus dimatangkan. Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Magetan, Minggu (18/1/2026), menggelar kerja bakti penataan dan pembersihan area sirkuit, termasuk menata 10.000 ban safety bantuan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Ketua IMI Kabupaten Magetan Risto Ariesta Vialle mengatakan, kegiatan tersebut menjadi langkah awal kesiapan sirkuit, baik untuk dibuka kembali sebagai lintasan latihan umum maupun menghadapi agenda besar Kejurprov IMI Jatim seri pertama yang dijadwalkan berlangsung akhir Maret mendatang.

Penunjukan Sirkuit Parang sebagai tuan rumah seri pembuka Kejurprov telah ditetapkan oleh Pengprov IMI Jawa Timur.

“Hari ini kami bersama seluruh anggota IMI Magetan dan perwakilan masyarakat sekitar melaksanakan kerja bakti bersih-bersih sirkuit. Sekaligus menata ban safety bantuan Ibu Gubernur sebagai bentuk kesiapan lintasan,” kata Risto.

Selain membersihkan area sirkuit, IMI Magetan mulai melakukan penataan dan penalian ban di bagian depan lintasan. Tahap berikutnya, ban-ban tersebut akan dicat agar tampilan sirkuit lebih rapi dan memiliki nilai estetika.

“Ini bagian dari komitmen kami agar sirkuit aman, tertata, dan nyaman,” ujarnya.

Tak hanya pekerjaan fisik, IMI Magetan juga melakukan evaluasi terhadap hasil pembangunan dan penataan fasilitas sirkuit. Hasil evaluasi tersebut akan dilaporkan ke IMI Jawa Timur dan pihak terkait sebagai bahan perbaikan dan penyempurnaan ke depan, khususnya menjelang pelaksanaan Kejurprov.

Menurut Risto, kondisi terkini Sirkuit Parang akan segera dilaporkan ke Pengprov IMI Jatim sebagai bagian dari persiapan teknis event.

“Kami berharap seluruh rencana berjalan lancar. Event ini tentu dinantikan masyarakat Magetan dari berbagai kalangan,” imbuhnya.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk ikut menjaga kebersihan dan fungsi kawasan sirkuit, termasuk pedagang dan pengunjung.

“Tolong sama-sama menjaga kebersihan. Sampah dibuang pada tempatnya agar sirkuit tetap kondusif,” pesannya.

Terkait kondisi lintasan, Risto mengakui aspal sirkuit ke depan masih perlu peningkatan kualitas. Namun untuk sementara, kondisi yang ada dinilai sudah memenuhi standar untuk penyelenggaraan kejuaraan.

“Memang kualitas aspal masih bisa lebih baik lagi, tetapi saat ini sudah sesuai standar untuk menggelar event,” pungkasnya. (Gal/PK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini