POJOKKATA.COM, MAGETAN — Peringatan Hari Bumi di Kabupaten Magetan tahun ini diwujudkan lewat aksi nyata. Jajaran Polres Magetan bersama Bhayangkari turun langsung menanam pohon di lahan aset milik kepolisian di Kelurahan Selosari, Rabu (22/4).
Kegiatan yang digelar dalam rangka HUT ke-46 Yayasan Kemala Bhayangkari itu tak sekadar seremoni. Aksi penghijauan tersebut juga melibatkan anak-anak TK Yayasan Kemala Bhayangkari Magetan sebagai bentuk edukasi cinta lingkungan sejak usia dini.
Kapolres Magetan AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa memimpin langsung kegiatan tersebut, didampingi Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Magetan Ny. Diva Erik.
Hadir pula Wakapolres, jajaran pejabat utama Polres Magetan, pengurus Bhayangkari, serta perwakilan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) dan Dinas Lingkungan Hidup.
“Penanaman pohon ini bertujuan meningkatkan kualitas udara, mengatasi pemanasan global, serta memulihkan ekosistem,” ujar Kapolres.
Menurutnya, gerakan penghijauan tersebut merupakan bentuk kontribusi langsung dalam mitigasi perubahan iklim. Dampaknya, kata dia, akan dirasakan oleh generasi mendatang.
“Yang nanti menikmati hasilnya adalah generasi penerus kita,” imbuhnya.
Nuansa berbeda tampak dari keterlibatan anak-anak TK yang ikut menanam bibit pohon bersama para anggota polisi dan Bhayangkari. Kehadiran mereka memberi pesan kuat bahwa kepedulian terhadap lingkungan harus ditanamkan sejak dini.
Ketua Bhayangkari Cabang Magetan Ny. Diva Erik menegaskan kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian organisasi terhadap kelestarian alam sekaligus pendidikan karakter bagi anak-anak.
“Selain bentuk kepedulian terhadap lingkungan hidup, kegiatan ini juga untuk mengajarkan anak-anak sejak dini agar peduli terhadap lingkungan,” ungkapnya.
Di lahan seluas 985 meter persegi itu, ditanam sedikitnya 35 pohon buah. Rinciannya, 14 pohon alpukat, 13 pohon jambu kristal, dan 8 pohon durian. Penanaman itu sekaligus diharapkan mengoptimalkan fungsi lahan kosong agar lebih produktif dan bermanfaat di masa depan.
Tak berhenti pada aksi penghijauan, kegiatan dilanjutkan dengan bakti sosial. Kapolres menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian serta bingkisan kepada para petani di sekitar lokasi.
Sinergi antara kepolisian, Bhayangkari, pemerintah daerah, dan masyarakat tersebut diharapkan menjadi langkah konkret menjaga kelestarian lingkungan, sekaligus menanamkan nilai kepedulian bumi kepada generasi muda. (Gal/PK)



