POJOKKATA.COM, Magetan – Kejuaraan Pencak Silat Krida Siswa PSHT Cabang Magetan Tahun 2026 resmi ditutup, Minggu (3/5/2026) malam. Ajang yang digelar selama dua hari di Padepokan PSHT di Desa Bibis, Kecamatan Sukomoro itu berlangsung lancar dan sukses.
Mengusung tema “Menang dalam Berprestasi, Santun dalam Budi, Kukuh dalam Persaudaraan”, kejuaraan tahun ini diikuti 204 peserta dari berbagai ranting se-Kabupaten Magetan.
Penutupan ditandai dengan pengumuman pemenang sekaligus penyerahan trofi kepada para juara.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PSHT Cabang Magetan Drs. H. Nanang Budi Setyaji, Ketua IPSI Magetan Saif Muchlisun, Ketua Panitia Drs. Maulani, jajaran ketua ranting, peserta, serta para pendamping.
Ketua Panitia Drs. Maulani menyampaikan, pelaksanaan kejuaraan berjalan aman tanpa kendala berarti. Ia mengapresiasi seluruh peserta yang telah menunjukkan semangat bertanding sekaligus menjunjung sportivitas.
“Selamat kepada adik-adik yang berhasil meraih prestasi. Semoga ini menjadi motivasi untuk terus berlatih dan melangkah ke kejuaraan yang lebih tinggi,” ujarnya.
Ia juga memberi pesan kepada peserta yang belum meraih juara agar tidak berkecil hati. “Tetap semangat berlatih. Tahun depan harus bisa tampil lebih maksimal,” imbuhnya.
Maulani tak lupa menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kejuaraan. Pihak panitia juga mengakui masih ada kekurangan dalam pelaksanaan, yang akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan.
Senada, Ketua PSHT Cabang Magetan, Nanang Budi Setyaji, mengapresiasi kerja keras panitia serta partisipasi seluruh ranting. Ia menegaskan bahwa kejuaraan ini menjadi bagian penting dalam pembinaan atlet muda.
“Kejuaraan ini bertujuan mencari bibit-bibit unggul yang nantinya bisa berprestasi di tingkat daerah, nasional, hingga internasional,” jelasnya.
Ia juga berpesan kepada para atlet agar terus meningkatkan kemampuan, baik dari segi fisik maupun teknik. “Jaga nama baik organisasi. PSHT adalah organisasi besar, maka marwahnya harus dijaga di mana pun berada,” tegasnya.

Dalam kejuaraan kali ini, Kontingen Bendo tampil sebagai juara umum pertama dengan raihan 10 medali. Disusul Takeran di posisi kedua dengan 16 medali, dan Parang di posisi ketiga dengan 11 medali.
Sementara itu, pesilat terbaik putra dan putri diraih oleh:
Fais Nurakbar Maulana (Takeran)
Sahwa Fahzri R (Bendo)
Dhafa Ardianofa (Kawedanan)
Clariata Ayu Angraini (Parang)
Para juara mendapatkan trofi, sertifikat, dan piagam penghargaan.
Dengan berakhirnya kejuaraan ini, Nanang secara resmi menutup kegiatan Krida Siswa PSHT Cabang Magetan 2026. Harapannya, ajang tahunan ini ke depan dapat diikuti lebih banyak peserta dan melahirkan atlet-atlet berprestasi. (Gal/PK)



