POJOKKATA.COM, Jakarta — Dunia e-sport mulai dilirik sebagai medium kampanye kemanusiaan. Hal itu terlihat dalam gelaran turnamen Mobile Legends Al Aqsa Cup Vol. 1 yang digelar Forum Komunikasi Mahasiswa Bela Palestina (FKM-BP) bersama Yayasan Persahabatan dan Studi Peradaban (YPSP) dengan dukungan Rumah Aspirasi HNW, di Kedai Kopi NW, Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (16/5/2026).
Turnamen yang berlangsung selama tujuh hari tersebut diikuti 32 tim dengan lebih dari 160 peserta dari berbagai komunitas anak muda. Tidak sekadar kompetisi gim, kegiatan ini juga dikemas sebagai ruang edukasi dan solidaritas untuk Palestina melalui pendekatan budaya digital.
Ketua Pelaksana Muhammad Fadhilurrozaq mengatakan, Al Aqsa Cup menjadi wadah silaturahmi sekaligus kolaborasi positif antarkomunitas e-sport.
Menurutnya, dunia gaming bisa menjadi sarana menyampaikan pesan sosial dengan cara yang lebih dekat dengan generasi muda.
“Kami ingin menghadirkan kegiatan yang dekat dengan dunia anak muda namun tetap membawa pesan yang baik. Turnamen ini menjadi ruang berkumpulnya komunitas e-sport dalam suasana kompetitif yang sehat sekaligus membawa pesan kemanusiaan,” ujarnya.
Founder FKM-BP Namsianto Wakhid menilai pendekatan melalui dunia digital menjadi langkah strategis untuk membangun kesadaran sosial generasi muda. Dia menyebut pola edukasi konvensional saat ini perlu diimbangi metode yang lebih kreatif dan relevan dengan keseharian anak muda.
“Solidaritas terhadap Palestina bisa disampaikan dengan banyak cara, termasuk melalui dunia e-sport. Anak muda harus diberikan ruang untuk bergerak, berkarya, dan terlibat dalam isu kemanusiaan dengan pendekatan yang mereka sukai,” katanya.
Hal senada disampaikan perwakilan YPSP Muhammad Raihan Fadhillah. Dia menegaskan komitmen YPSP untuk terus hadir dalam ruang kolaborasi bersama generasi muda, terutama kegiatan yang membawa pesan kemanusiaan dan perdamaian.
Menurutnya, e-sport menjadi medium baru yang efektif untuk menjangkau komunitas muda secara lebih luas. “Kegiatan seperti ini menjadi metode baru yang sangat menarik dalam menyuarakan nilai-nilai kemanusiaan dan perdamaian,” ungkapnya.
Sementara itu, Direktur Rumah Aspirasi HNW Aat Soihat SH yang mewakili Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid mengapresiasi kreativitas anak muda dalam menggabungkan dunia e-sport dengan gerakan sosial kemanusiaan.
Dia menegaskan Rumah Aspirasi HNW terbuka mendukung berbagai kegiatan positif yang memberikan dampak sosial dan edukasi bagi masyarakat.
Melalui Al Aqsa Cup Vol. 1, panitia berharap lahir gerakan kolaboratif anak muda yang lebih aktif, kreatif, dan peduli terhadap isu kemanusiaan global dengan memanfaatkan perkembangan budaya digital. (Gal/PK)



