POJOKKATA.COM, Magetan – Anggota Komisi IV DPR RI dari Dapil VII Jawa Timur, Riyono mendorong penguatan program Gemar Makan Ikan (Gemarikan) menjadi gerakan nasional bertajuk One Day One Fish. Usulan itu disampaikan sebagai upaya memperkuat pemenuhan gizi masyarakat sekaligus menekan angka stunting.
Menurut Riyono, ikan menjadi sumber protein yang sangat penting bagi tumbuh kembang anak maupun pemenuhan gizi masyarakat secara umum. Apalagi, potensi produksi perikanan nasional dinilai sangat melimpah dan mampu mencukupi kebutuhan protein masyarakat Indonesia.
“Ikan merupakan sumber protein yang mudah didapat, bergizi tinggi dan produksinya melimpah. Selain daging ayam dan sapi, produk kelautan dan perikanan menjadi pilihan tepat bagi semua lapisan masyarakat,” ujarnya saat kegiatan Sosialisasi Gemar Makan Ikan di Desa Ngancar, Kecamatan Plaosan, Magetan.
Ia memaparkan, produksi perikanan tangkap nasional mencapai sekitar 8 juta ton per tahun. Sementara sektor budidaya pada 2024 disebut menembus 17,4 juta ton per tahun. Produksi tersebut berasal dari berbagai komoditas unggulan seperti udang vaname, nila, bandeng hingga lele.
“Artinya dari dua sektor saja sudah lebih dari 25 juta ton. Ini cukup bahkan berlebih untuk memenuhi kebutuhan protein nasional,” jelasnya.
Dalam kegiatan sosialisasi yang digelar bersama Dinas Perikanan Kabupaten Magetan itu, Riyono juga membagikan sekitar 300 paket ikan kepada masyarakat. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana edukasi pentingnya konsumsi protein ikan dalam kehidupan sehari-hari.
Dari dialog bersama warga, Riyono menemukan masih banyak masyarakat yang belum menjadikan ikan sebagai menu harian keluarga. Kondisi itu dinilai menjadi salah satu faktor tingginya angka stunting di sejumlah daerah.
“Saat dialog dengan masyarakat, kami menemukan ikan belum menjadi menu harian mereka. Karena itu konsumsi protein masih kurang dan stunting masih tinggi,” tambahnya.
Politisi yang akrab disapa Riyono Caping itu mengaku telah lama menggagas gerakan One Day One Fish bahkan sebelum dirinya duduk di DPR RI. Menurutnya, gerakan tersebut dapat menjadi penguatan dari program Gemarikan yang selama ini sudah berjalan.
Ia pun mengusulkan agar Presiden Prabowo Subianto ikut menyerukan gerakan nasional konsumsi ikan sebagai lauk utama masyarakat dalam rangka menyiapkan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
“Usul kepada Presiden Prabowo agar ikan dijadikan lauk dan menu utama pemenuhan gizi masyarakat. Kenapa ikan? Karena mudah didapat, harganya terjangkau dan stoknya melimpah,” pungkasnya. (Gal/PK)



