POJOKKATA.COM, MAGETAN – GOR Ki Mageti bergemuruh, Rabu (24/6) malam. Sekitar 2.000 penonton memadati arena untuk menyaksikan pembukaan Open Turnamen Bola Voli Kapolres Cup 2026 yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak sebelum pertandingan dimulai.
Open turnamen yang berlangsung 24–27 Juni itu resmi dibuka Kapolres Magetan AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa. Pembukaan ditandai dengan servis pertama sebagai simbol dimulainya kompetisi.
Hadir dalam pembukaan antara lain Ketua Harian PBVSI Magetan Drh. Sidik Perwito, Ketua Bhayangkari Cabang Magetan, pejabat utama Polres Magetan, para kapolsek jajaran, serta seluruh peserta turnamen.
Sebanyak delapan tim dari berbagai rayon dan instansi ambil bagian. Mereka terdiri atas Dispenda Magetan, Rayon Selatan, Rayon Timur, Rayon Barat, Polres Magetan, Lanud Iswahjudi, Pemerintah Kabupaten Magetan, dan Kementerian Agama Kabupaten Magetan. Masing-masing tim diperbolehkan menggunakan maksimal tiga pemain bon.
Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa mengatakan, peringatan Hari Bhayangkara tidak hanya diisi kegiatan seremonial. Menurutnya, olahraga menjadi media yang efektif untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat.
“Tahun ini Polri genap berusia 80 tahun. Kami ingin hadir langsung di tengah masyarakat melalui kegiatan yang dekat dengan rakyat, salah satunya olahraga,” ujarnya.
Dia menilai bola voli merupakan olahraga yang sangat lekat dengan kehidupan masyarakat. Selain menjadi hiburan, olahraga tersebut juga mampu mempererat persaudaraan tanpa memandang latar belakang.
“Melalui Kapolres Cup kami ingin menjaga Magetan tetap aman, mempererat kebersamaan, mencari bibit atlet berprestasi, sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat. Saya mengajak seluruh warga Magetan datang ke GOR Ki Mageti karena seluruh pertandingan terbuka untuk umum dan gratis,” tegasnya.
Kapolres juga mengingatkan seluruh atlet agar menjunjung tinggi sportivitas, menghormati lawan maupun wasit, serta menjadikan turnamen sebagai ajang menunjukkan kemampuan terbaik. Sementara kepada panitia dan perangkat pertandingan, dia meminta agar kompetisi dipimpin secara profesional, objektif, dan adil.
Tepuk tangan ribuan penonton mengiringi pembukaan resmi turnamen. Selama empat hari ke depan, GOR Ki Mageti dipastikan menjadi pusat perhatian para pecinta bola voli di Magetan.
Selain menjadi bagian dari perayaan Hari Bhayangkara ke-80, turnamen tersebut diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet voli potensial sekaligus memperkuat sinergi dan hubungan harmonis antara Polri dengan masyarakat melalui semangat sportivitas dan kebersamaan. (Gal/PK)



