Rocky Gerung dan Airlangga Pribadi Bakal Hadir di Magetan, Diana Sasa Undang Gen Z Ikut Diskusi

0

POJOKKATA.COM, MAGETAN – Peringatan Bulan Bung Karno 2026 di Magetan bakal berlangsung berbeda. DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan menghadirkan forum diskusi terbuka bertajuk Soekarno Talk-In: Marhaenisme Reloaded, Masih Relevan untuk Gen Z? yang akan menghadirkan dua tokoh nasional, Rocky Gerung dan Airlangga Pribadi Kusman.

Kegiatan yang akan digelar di Wisma Perjuangan Kantor DPC PDI Perjuangan Magetan, Jalan Pahlawan, Bibis, Kecamatan Sukomoro, Minggu (28/6) malam itu terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya. Acara dijadwalkan berlangsung mulai pukul 19.00 hingga 23.00 WIB.

Ketua DPC PDI Perjuangan Magetan sekaligus Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Diana A.V. Sasa mengatakan, forum tersebut menjadi bagian dari rangkaian Bulan Bung Karno sekaligus ruang dialog bagi generasi muda untuk mendiskusikan berbagai persoalan kebangsaan.

Dalam kegiatan itu, Rocky Gerung dan Airlangga Pribadi akan membedah buku Marhaenisme: Dalil Baru untuk Gen Z serta mengulas relevansi pemikiran Bung Karno di tengah tantangan yang dihadapi anak muda saat ini.

“Kami ingin menghadirkan ruang diskusi yang terbuka dan sehat bagi masyarakat, khususnya anak-anak muda. Marhaenisme harus terus didialogkan agar nilai-nilai perjuangan Bung Karno tetap relevan dalam menjawab tantangan zaman,” ujar Diana Sasa, Kamis (25/6).

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang peluncuran buku. Lebih dari itu, forum ini diharapkan menjadi wadah bertukar gagasan terkait demokrasi, ekonomi kerakyatan, persoalan sosial, hingga tantangan era digital yang dihadapi generasi muda.

Diana menilai anak muda membutuhkan ruang untuk menyampaikan ide, berdiskusi, sekaligus mengkritisi berbagai persoalan secara konstruktif. Karena itu, Soekarno Talk-In dirancang sebagai forum yang mempertemukan gagasan kebangsaan dengan realitas kehidupan generasi muda masa kini.

“Anak muda hari ini tidak cukup hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga harus menjadi generasi yang kritis, memiliki kepedulian sosial, dan memahami persoalan rakyat. Semangat itulah yang ingin kita hidupkan melalui diskusi ini,” tambahnya.

Selain menghadirkan diskusi publik, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk menghidupkan kembali tradisi intelektual dan budaya berdialog yang selama ini menjadi bagian dari semangat perjuangan Bung Karno.

Panitia membuka pendaftaran bagi masyarakat umum melalui narahubung yang tercantum dalam media publikasi kegiatan. Seluruh peserta dapat mengikuti acara secara gratis hingga kapasitas ruangan terpenuhi.

Diana berharap kegiatan tersebut menjadi ruang belajar bersama yang mampu memperkuat semangat kebangsaan, gotong royong, serta keberpihakan kepada rakyat yang menjadi inti ajaran Marhaenisme.

“Harapannya, diskusi ini tidak berhenti sebagai seremoni Bulan Bung Karno, tetapi mampu melahirkan gagasan-gagasan baru yang relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini,” pungkasnya. (Gal/PK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini