Riyono Caping Gagas BMS, Bantu Biaya Pendidikan Anak Kader di Dapil

0

POJOKKATA.COM, MAGETAN – Pendidikan anak menjadi perhatian Anggota Komisi IV DPR RI Dapil VII Jawa Timur Riyono Caping. Ia menggagas program Bantuan Masuk Sekolah (BMS) Caping untuk membantu meringankan biaya pendidikan anak-anak kader di daerah pemilihannya.

Riyono menilai pendidikan merupakan salah satu investasi penting bagi keluarga. Menurutnya, anak bukan hanya penerus keluarga, tetapi juga generasi yang akan menentukan masa depan bangsa.

“Pendidikan anak sangat penting bagi penanaman nilai agama dan nilai kehidupan bagi generasi ke depan. Anak yang bertakwa dan berpendidikan kunci menyambut Indonesia Emas 2045,” ujar Riyono.

Program BMS Caping tersebut diwujudkan dalam bentuk bantuan uang tunai untuk biaya masuk sekolah. Pada tahap awal, bantuan diberikan kepada 100 anak kader yang tersebar di wilayah dapil VII Jatim, meliputi Magetan, Ngawi, Trenggalek, Ponorogo, dan Pacitan.

Riyono mengatakan, beban biaya pendidikan setiap tahun terus meningkat. Karena itu, keluarga perlu mendapatkan dukungan agar kebutuhan pendidikan anak tetap menjadi prioritas.

“Beban pendidikan setiap tahun bertambah. Alokasi anggaran pendidikan tentu yang utama dibanding kebutuhan yang lain. Saya berinisiatif memberikan BMS Caping berupa uang tunai untuk anak-anak kader di dapil. Tujuannya meringankan beban, walaupun tidak bisa banyak,” katanya.

Bantuan tersebut mulai disalurkan saat masa reses. Program itu tidak berhenti pada 100 penerima awal. Riyono menyebut penyaluran akan dilakukan secara bertahap kepada anak kader yang belum mendapatkan bantuan.

Menurut dia, perhatian terhadap keluarga kader merupakan bagian penting dalam memperkuat struktur organisasi. Sebab, dukungan keluarga turut menentukan keberlangsungan aktivitas kader dalam menjalankan agenda dakwah maupun kegiatan kepartaian.

“Kader dan struktur sebagai pondasi pemenangan dakwah harus mendapat perhatian utama. Keluarga mereka adalah pilar penting dalam mendukung agenda dakwah,” jelasnya.

Selain bantuan biaya masuk sekolah, Riyono juga memberikan beras premium kepada keluarga kader. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga sekaligus menjadi bentuk kepedulian terhadap kader di daerah pemilihannya.

Riyono menegaskan, pendidikan harus dipandang sebagai investasi jangka panjang. Ia berharap anak-anak kader tidak berhenti pada jenjang pendidikan dasar dan menengah, tetapi dapat melanjutkan hingga perguruan tinggi.

“PKS sebagai partai kader harus menyiapkan generasi unggul yang bermula dari pendidikan berkualitas. Inilah kunci perjuangan berkelanjutan bagi masa depan partai dan dakwah. Anak kader harus mengenyam pendidikan sampai level perguruan tinggi,” pungkasnya. (Gal/PK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini