POJOKKATA.COM, MAGETAN – Perayaan HUT ke-65 SMAN 1 Magetan tak sekadar menjadi seremoni ulang tahun. Sekolah tersebut memilih mengasah potensi siswa melalui kompetisi olahraga dengan melibatkan pelajar dari berbagai daerah di Karesidenan Madiun.
Rangkaian turnamen yang terdiri atas bola voli, futsal, dan basket itu resmi dibuka Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti di GOR Ki Mageti, Senin (14/9/2026). Kompetisi berlangsung 13–17 September 2026.
Empat agenda olahraga digelar dalam rangkaian tersebut. Yakni Turnamen Bola Voli SMASA Magetan Bupati Cup XVIII, Futsal SMASACUP XII tingkat SMA/SMK/MA se-Karesidenan Madiun, Futsal Junior SMASACUP VII tingkat SMP/MTs se-Kabupaten Magetan, serta SMASA Cup Basketball Kacabdin Cup III.
Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti mengatakan, usia 65 tahun menjadi perjalanan panjang bagi SMAN 1 Magetan dalam memberikan kontribusi terhadap dunia pendidikan. Menurut dia, sekolah tidak hanya dituntut mencetak siswa berprestasi secara akademik, tetapi juga berkarakter dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan.
“Enam puluh lima tahun merupakan perjalanan yang sangat panjang dan penuh makna. SMAN 1 Magetan telah memberikan kontribusi besar dalam dunia pendidikan, khususnya mencetak generasi muda Magetan yang berilmu, berkarakter, berprestasi, serta memiliki kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan,” ujarnya.
Dia mengapresiasi rangkaian kegiatan olahraga yang menjadi bagian peringatan HUT sekolah tersebut. Menurut Nanik, turnamen antarpelajar dapat menjadi ruang untuk mengembangkan bakat dan minat sekaligus mempererat persaudaraan.
“Selain sebagai ajang kompetisi dan mengembangkan potensi olahraga para pelajar, turnamen ini juga dapat menjadi sarana mempererat persaudaraan dan silaturahmi antarpelajar dari berbagai daerah se-Karesidenan Madiun,” katanya.
Nanik juga mengingatkan peserta agar tidak menjadikan kemenangan sebagai satu-satunya tujuan. Nilai sportivitas, fair play, disiplin, persahabatan, dan sikap saling menghormati harus tetap dikedepankan.
“Menang dan kalah merupakan bagian dari sebuah pertandingan. Yang terpenting adalah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan semangat dan penuh tanggung jawab serta menjadikannya sebagai pengalaman yang berharga,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Magetan Aris Sudarmono mengatakan, HUT ke-65 mengusung tema Vistara Gemakarsa. Tema tersebut diarahkan untuk mendorong pengembangan potensi dan kreativitas para siswa.
“Ini adalah momen untuk mengembangkan potensi dan kreativitas dari anak-anak semua,” kata Aris.
Dia menegaskan, perayaan tahun ini sengaja dikemas sederhana. Sekolah tidak menghadirkan bintang tamu maupun kegiatan yang berpotensi membebani siswa dan orang tua.
“Kita tidak terlalu mewah-mewah. Tidak ada bintang tamu dan sebagainya. Hanya internal. Insya Allah pada acara penutupan atau acara puncak hanya mendatangkan dari alumni,” jelasnya.
Menurut Aris, konsep tersebut dipilih agar peringatan ulang tahun sekolah tetap bermakna tanpa harus diwarnai kegiatan berlebihan.
“Jadi tidak ada hura-hura dan tidak memberatkan siswa ataupun orang tua siswa,” imbuhnya.
Untuk kegiatan olahraga, lanjut Aris, pertandingan di GOR Ki Mageti berlangsung sekitar empat hari. Cabang yang dipertandingkan meliputi bola voli, futsal, dan basket. Khusus basket, babak penyisihan digelar di SMAN 1 Magetan, sedangkan partai final dilaksanakan di GOR Ki Mageti.
“Kita sudah jadwalkan dan peserta juga dibatasi. Kita tidak ingin molor karena kaitannya dengan penggunaan GOR, antreannya sudah panjang,” terangnya.
Aris berharap momentum HUT ke-65 mampu membawa SMAN 1 Magetan semakin maju dan berprestasi.
“Harapan kami di ulang tahun ke-65 ini, SMA Negeri 1 Magetan semakin jaya, semakin maju, dan semakin berprestasi,” pungkasnya. (Gal/PK)



