POJOKKATA.COM, Magetan – Lapangan SD Negeri Karangrejo kini tampil lebih berwarna. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menyulap area lapangan menjadi arena permainan tradisional yang lebih menarik bagi siswa.
Kegiatan yang berlangsung pada 11–17 September 2026 itu menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan sekolah yang edukatif dan ramah anak. Sekaligus mendukung SD Negeri Karangrejo dalam mempersiapkan diri menuju predikat Sekolah Adiwiyata.
Sebelumnya, sejumlah arena permainan tradisional sebenarnya sudah tersedia di sekolah. Namun, kondisi gambar dan warna yang mulai pudar membuat tampilannya kurang menarik. Akibatnya, minat siswa untuk memanfaatkannya ikut menurun.
Mahasiswa KKNT kemudian melakukan pembaruan dengan menggambar dan mewarnai kembali area lapangan. Selama kurang lebih sepekan, mereka menghadirkan sejumlah arena permainan seperti ular tangga, engklek, gobak sodor, serta permainan tradisional lainnya.
Desain dibuat lebih modern dengan warna-warna cerah. Selain mempercantik lingkungan sekolah, arena tersebut diharapkan menjadi ruang bermain yang mendorong siswa aktif bergerak, berinteraksi, bekerja sama, sekaligus mengenal kembali permainan tradisional.
Kepala SD Negeri Karangrejo Karmidi mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKNT UNESA tersebut. Menurutnya, pembaruan arena permainan membuat siswa kembali tertarik memanfaatkannya.
“Sebenarnya arena permainan tradisional sudah ada sebelumnya, tetapi tampilannya sudah pudar dan kurang menarik bagi anak-anak. Dengan desain yang lebih modern dan berwarna, mereka jadi semangat bermain sambil bergerak, bekerja sama, dan belajar bersikap sportif,” ujarnya.
Karmidi menyebut keberadaan arena permainan tersebut sejalan dengan upaya sekolah menciptakan lingkungan yang ramah anak sekaligus mendukung program Adiwiyata.
Tidak hanya untuk bermain saat jam istirahat, arena tersebut juga bakal dimanfaatkan sebagai bagian dari kegiatan pembelajaran.
“Nanti bisa kami gunakan juga saat pelajaran olahraga atau kegiatan pengembangan karakter. Kami berterima kasih kepada adik-adik KKNT yang sudah bekerja keras beberapa hari di bawah terik matahari,” katanya.
Antusiasme siswa pun langsung terlihat setelah arena permainan diperbarui. Salah satunya Ahmad Rizky, siswa kelas V. Dia mengaku senang melihat perubahan lapangan sekolahnya.
“Senang sekali, lapangannya jadi bagus dan warnanya banyak. Waktu istirahat kami langsung main ular tangga besar sama teman-teman. Aku juga jadi lebih tahu cara main gobak sodor, seru banget,” tuturnya.
Rizky berharap fasilitas tersebut dapat dirawat sehingga bisa digunakan dalam jangka panjang.
“Semoga nanti tidak cepat luntur, biar kami bisa main terus,” ujarnya.
Melalui program tersebut, KKNT UNESA tidak hanya mempercantik fasilitas sekolah. Permainan tradisional juga dihidupkan kembali sebagai media aktivitas fisik dan pembelajaran bagi siswa.
Keberadaan arena permainan itu diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan terhadap permainan tradisional, sekaligus memperkuat lingkungan SD Negeri Karangrejo sebagai sekolah yang edukatif, ramah anak, dan mendukung upaya menuju Adiwiyata. (Gal/PK)



