Temboro Magetan Jadi Tuan Rumah Liga Memanah Berkuda Perempuan

0

POJOKKATA.COM, Magetan – Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro kembali menegaskan diri sebagai episentrum olahraga memanah berkuda di Tanah Air. Lembaga pendidikan yang berada di Desa Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan itu menjadi tuan rumah Liga Memanah Berkuda Indonesia (LMBI) Women Class Series 1 Tahun 2026, yang digelar 7–8 Februari.

Ajang di bawah naungan Pordasi (Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia) tersebut menjadi kompetisi bergengsi khusus atlet perempuan. Pesertanya datang dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan mancanegara.

Pembukaan berlangsung meriah sekaligus khidmat. Hadir langsung Bupati Magetan Nanik Sumantri, jajaran pengurus Pordasi, pengurus Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro, serta para atlet dan ofisial.

Dalam sambutannya, Bupati Nanik mengapresiasi konsistensi Ponpes Al-Fatah Temboro dalam mengembangkan olahraga tradisional memanah berkuda hingga berkelas nasional dan internasional.

“Ini kebanggaan bagi Magetan. Apalagi pesertanya ada yang dari luar negeri. Semoga LMBI bisa dikolaborasikan dengan pemerintah daerah melalui dinas terkait agar terus berlangsung di Magetan, khususnya di Temboro,” ujarnya.

Menurutnya, kejuaraan ini bukan sekadar melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga memperkuat nilai budaya, sportivitas, dan ukhuwah. Ia menilai Temboro memiliki potensi besar sebagai pusat prestasi olahraga sekaligus destinasi wisata berbasis budaya dan olahraga.

“Magetan bangga memiliki Temboro sebagai pusat memanah berkuda Indonesia,” tegasnya.

Pada LMBI Series 1 2026, sejumlah kelas dipertandingkan, mulai Profesional, Senior, Junior, Hunting Track, hingga Fast Shooting. Khusus hari pertama, kategori Women Class diikuti 16 peserta dengan antusiasme tinggi.

Menariknya, kompetisi ini juga diikuti atlet internasional, di antaranya dari China dan Uzbekistan. Kehadiran mereka semakin menegaskan posisi Temboro sebagai arena memanah berkuda bertaraf internasional.

Dukungan fasilitas menjadi salah satu kunci. Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro memiliki sarana memanah berkuda representatif serta pusat pelatihan lengkap yang dikelola melalui Stable Joko Tingkir Temboro. Kombinasi tradisi, pembinaan, dan kompetisi membuat Temboro kian diperhitungkan dalam peta horseback archery dunia. (Gal/PK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini