22 Truk Operasional Diserahkan ke KDKMP di Magetan

0

POJOKKATA.COM, Magetan – Sebanyak 22 unit truk kendaraan operasional disalurkan kepada Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Magetan, Kamis (19/3/2026). Kendaraan operasional roda 6, jenis truk Mitsubishi Fuso ini untuk menunjang aktivitas koperasi.

Penyaluran tersebut merupakan tahap awal bagi koperasi desa yang telah rampung dibangun. Diharapkan, keberadaan armada tersebut mampu memperlancar distribusi hasil produksi serta mendukung pengelolaan potensi lokal di masing-masing desa.

Komandan Kodim (Dandim) 0804 Magetan Letkol Inf Hasan Dasuki mengatakan, distribusi kendaraan dilakukan secara bertahap. Tujuannya agar seluruh koperasi desa memiliki sarana transportasi yang memadai.

“Penyaluran ini kita lakukan bertahap supaya setiap koperasi benar-benar siap memanfaatkan kendaraan operasional untuk mendukung kegiatan ekonomi desa,” ujarnya.

Sebanyak 22 koperasi penerima tersebar di berbagai wilayah. Di antaranya KDMP Cileng, Sumberdukun, Duwet, Bulugunung, hingga Garon. Seluruhnya mendapatkan kendaraan roda enam (truk) untuk menunjang operasional.

Proses pendistribusian dilakukan di gudang Bulog Magetan. Dandim 0804 Magetan turut turun langsung mengawal jalannya kegiatan. Pengawasan dilakukan untuk memastikan distribusi berjalan lancar, tertib, dan sesuai prosedur.

Menurut Hasan, kehadiran TNI dalam proses tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap kelancaran distribusi logistik. Sekaligus memastikan sarana yang disalurkan benar-benar tepat sasaran.

“Kami pastikan seluruh proses berjalan aman dan sesuai aturan. Ini bentuk komitmen TNI dalam membantu pemerintah menjaga stabilitas distribusi sarana penting bagi masyarakat,” tegasnya.

Distribusi kendaraan ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari Babinsa, pemerintah desa, hingga pengurus koperasi. Dalam kesempatan itu, Dandim juga memberikan arahan agar seluruh pihak mengedepankan keselamatan kerja serta menjaga integritas selama proses berlangsung.

Ia menekankan pentingnya tanggung jawab dalam setiap tahapan distribusi. Mulai dari penerimaan hingga pemanfaatan kendaraan di lapangan.

Kehadiran pimpinan secara langsung di lokasi pun mendapat respons positif dari petugas. Selain meningkatkan semangat kerja, pengawasan tersebut dinilai mampu mendorong transparansi dalam proses distribusi. (Gal/PK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini