Pemkab Ponorogo Siapkan Parkir Khusus Sepeda ASN

0

POJOKKATA.COM, PONOROGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mulai menyiapkan infrastruktur pendukung bagi aparatur sipil negara (ASN) yang beralih menggunakan sepeda ke kantor. Salah satunya dengan menyediakan area parkir khusus sepeda di lingkungan perkantoran.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan yang mendorong ASN menggunakan transportasi ramah lingkungan sebagai upaya penghematan bahan bakar minyak (BBM).

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Pemkab Ponorogo, Bambang Suhendro, mengatakan, lahan parkir sepeda dipusatkan di kawasan Graha Krida Praja.

Lokasinya berada di antara Gedung Kas Daerah dan gedung berantai 8.

“Karena ada anjuran naik sepeda sebagai bagian dari transformasi budaya kerja, sekaligus langkah konkret mendukung kebijakan transportasi ramah lingkungan,” ujarnya melalui pesan singkat, Jumat (10/4).

Area parkir tersebut diperkirakan mampu menampung sekitar 200 hingga 300 sepeda. Kapasitas itu dinilai cukup untuk mengakomodasi kebutuhan ASN di lingkungan Graha Krida Praja.

Untuk menjaga ketertiban, pengelolaan parkir menerapkan sistem satu pintu (one gate system). Setiap pengguna sepeda akan mendapatkan kartu parkir gratis yang wajib ditunjukkan saat keluar-masuk area parkir.

“Setiap pengguna yang membawa sepeda akan memperoleh kartu parkir gratis sebagai kontrol akses,” imbuhnya.

Tak hanya itu, aspek keamanan juga menjadi perhatian serius. Pemkab memasang kamera pengawas (CCTV) serta menyiagakan petugas gabungan untuk memastikan kendaraan tetap aman.

Menurut Bambang, jaminan keamanan menjadi faktor krusial agar ASN merasa nyaman beralih ke sepeda. Tanpa dukungan fasilitas memadai, kebijakan tersebut dinilai sulit berjalan efektif.

“Penggunaan sepeda tidak akan optimal kalau fasilitas pendukungnya tidak disiapkan dengan baik,” tegasnya.

Sementara itu, untuk kendaraan bermotor milik tamu, disediakan area parkir terpisah di sisi utara Graha Krida Praja. Pemisahan ini dilakukan agar parkir sepeda tetap tertata dan tidak bercampur dengan kendaraan lain.

Bambang menegaskan, seluruh upaya tersebut tidak sekadar soal efisiensi energi. Lebih jauh, Pemkab Ponorogo ingin membangun kebiasaan kerja baru yang berkelanjutan dan bertanggung jawab.

“Yang paling penting bukan hanya teknis penghematan, tetapi menciptakan budaya yang benar-benar hidup di lingkungan kerja,” pungkasnya. (Gal/PK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini