Agus Sugiarto Resmi Jabat Sekda Ponorogo

0

POJOKKATA.COM, PONOROGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo akhirnya memiliki sekretaris daerah (sekda) definitif. Jabatan struktural tertinggi bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemkab itu kini dipercayakan kepada Agus Sugiarto.

Pelantikan dilakukan langsung oleh Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita di Pringgitan, Jumat (10/4). Dalam prosesi tersebut, Agus—yang akrab disapa Ugin—tampil formal mengenakan kemeja putih, jas hitam, dasi putih, serta songkok hitam. Ia menandatangani berita acara pelantikan dengan mantap.

Lisdyarita, yang akrab disapa Bunda Lis, berharap kehadiran sekda definitif mampu memperkuat tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kinerja birokrasi.

Terlebih, Agus sebelumnya telah menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt) sekda.

“Saya yakin dengan pengalaman dan kompetensi yang dimiliki Pak Agus, beliau mampu menjalankan tugas sebagai sekda dengan baik sehingga kinerja birokrasi menjadi lebih efektif dan efisien,” ujarnya.

Menurut dia, posisi sekda sangat strategis dalam jalannya pemerintahan daerah. Selain menjadi motor penggerak birokrasi, sekda juga berperan sebagai koordinator perangkat daerah sekaligus penghubung antara kebijakan kepala daerah dengan pelaksana di lapangan.

“Pusat administrasi dan koordinasi roda pemerintahan daerah di Ponorogo berada di Pak Sekda,” terangnya.

Bunda Lis menegaskan, Sekda Agus memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan hubungan kerja antarperangkat daerah berjalan harmonis. Termasuk menyusun kebijakan daerah serta memastikan proses perencanaan dan penganggaran selaras antara pemerintah daerah dan DPRD.

Sementara itu, Agus Sugiarto menyatakan siap membantu kepala daerah agar pembangunan di Ponorogo berjalan lebih efektif dan tepat sasaran. Ia juga menaruh perhatian pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) aparatur melalui tata kelola pemerintahan yang lebih profesional.

“Tugas sekretaris daerah adalah membantu bupati agar pembangunan berjalan efektif dan cepat, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” jelasnya.

Ia menambahkan, evaluasi terhadap program pembangunan perlu terus dilakukan agar kebijakan yang diambil benar-benar berdampak nyata bagi masyarakat.

Pelantikan Agus Sugiarto sebagai sekda definitif melalui proses panjang. Seleksi terbuka jabatan sekda dimulai sejak 6 Februari 2026 dan sempat diperpanjang. Awalnya, terdapat lima pendaftar, yakni Masun, Henry Indrawardhana, Dewi Wuri Handayani, Imam Basori, dan Agus Sugiarto.

Setelah melalui serangkaian tahapan seleksi, mengerucut menjadi tiga besar: Agus Sugiarto, Masun, dan Henry Indrawardhana. Dari ketiganya, Agus akhirnya dipercaya menduduki jabatan sekda definitif.

“Semoga bisa bekerja sama dengan baik. Saya ucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak sehingga Ponorogo kini memiliki sekda definitif,” ucapnya.

Agus mengaku sempat terkejut saat ditunjuk. Namun, ia berkomitmen memberikan yang terbaik dalam menjalankan amanah tersebut.

“Doakan ya, mbak mas,” pungkasnya.

Diketahui, proses seleksi sekda dilakukan setelah jabatan tersebut kosong menyusul kasus operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 7 November 2025 yang menjerat Sekda sebelumnya Agus Pramono bersama Bupati Ponorogo nonaktif Sugiri Sancoko. (Gal/PK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini