POJOKKATA.COM, MAGETAN – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Sartono, memanfaatkan masa reses dengan turun langsung ke daerah pemilihannya di Jawa Timur VII. Empat kabupaten menjadi sasaran kunjungan, yakni Pacitan, Ponorogo, Magetan, dan Ngawi.
Kegiatan tersebut tak sekadar menyerap aspirasi warga. Sartono juga menyalurkan berbagai bantuan kemasyarakatan yang dinilai mendesak di tingkat desa.
Di antaranya berupa sarana terop dan kursi untuk menunjang kegiatan sosial masyarakat. Selain itu, bantuan pembangunan infrastruktur juga digelontorkan. Mulai dari peningkatan jalan rabat beton, renovasi mushola, hingga pavingisasi jalan lingkungan di sejumlah titik.
“Melalui reses ini kami ingin memastikan aspirasi masyarakat tidak berhenti di tingkat wacana, tetapi bisa diwujudkan dalam bentuk program nyata,” ujar Sartono di sela kunjungan.
Menurut dia, keberadaan fasilitas umum yang layak menjadi salah satu kunci peningkatan kualitas hidup masyarakat desa. Infrastruktur yang memadai juga diyakini mampu mendorong aktivitas sosial sekaligus memperkuat budaya gotong royong.
Tak hanya fokus pada bantuan fisik, Sartono juga memberi perhatian pada sektor ekonomi kerakyatan. Khususnya penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), terutama di wilayah Magetan.
Dalam dialog dengan pelaku usaha lokal, ia mendorong peningkatan kualitas produk, perluasan akses pemasaran, serta penguatan kapasitas usaha. Langkah tersebut dinilai penting agar UMKM mampu bertahan dan bersaing di tengah tekanan ekonomi.
“UMKM punya peran strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat sekaligus membuka lapangan kerja. Karena itu perlu terus didorong agar naik kelas,” tegasnya.
Rangkaian kegiatan reses tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Warga berharap bantuan yang telah diberikan bisa berkelanjutan, sekaligus diikuti dengan program pemberdayaan ekonomi yang lebih luas.
Harapan itu tak berlebihan. Di tengah dinamika ekonomi, kombinasi antara pembangunan infrastruktur dasar dan penguatan UMKM dinilai menjadi formula penting untuk menjaga daya tahan ekonomi desa di wilayah Dapil Jawa Timur VII. (Gal/PK)



