Solidkan Kepengurusan, Golkar Kebut Musdes

0

POJOKKATA.COM, MAGETAN – DPD Partai Golkar Magetan terus mengebut konsolidasi internal organisasi. Setelah merampungkan musyawarah kecamatan (muscam), partai berlambang pohon beringin itu langsung bergerak cepat menggelar musyawarah desa (musdes) secara maraton di seluruh wilayah Kabupaten Magetan.

Langkah tersebut dilakukan untuk melengkapi struktur kepengurusan partai hingga tingkat desa dan kelurahan. Salah satu agenda musdes digelar di Kecamatan Poncol, kemarin (29/1/2026), bersamaan dengan pelaksanaan di wilayah Plaosan dan Sidorejo.

Ketua DPD Partai Golkar Magetan Didik Haryono mengatakan, musdes menjadi tahapan penting untuk memperkuat fondasi organisasi dari level bawah.

“Hari ini kami menggelar musdes secara maraton di desa-desa se-Kecamatan Poncol, Plaosan, dan Sidorejo,” ujarnya.

Menurut Didik, pihaknya akan terus berkeliling ke seluruh kecamatan di Magetan guna memastikan agenda musdes berjalan sesuai target. DPD Golkar menargetkan seluruh desa dan kelurahan di Magetan sudah menuntaskan musdes sebelum Juli mendatang.

Dengan begitu, susunan kepengurusan mulai tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa dipastikan telah terbentuk secara lengkap.

“Jika sudah lengkap, sewaktu-waktu ada audit organisasi yang dilakukan DPD provinsi, kami sudah selesai,” katanya.

Tak hanya sebatas konsolidasi organisasi, Didik menegaskan musdes juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan pengurus partai dengan kader di akar rumput.

Menurutnya, kader desa selama ini kerap hanya dilibatkan saat momentum politik, sementara di luar agenda politik keberadaan mereka sering kurang mendapat perhatian.

Karena itu, Golkar ingin mengubah pola tersebut dengan menjadikan kader desa sebagai perpanjangan tangan partai dalam menyerap sekaligus membantu menyelesaikan persoalan masyarakat.

“Kami berharap kader di desa itu menjadi bagian dari kepanjangan partai dalam menyelesaikan persoalan publik. Jika ada persoalan masyarakat, kami berharap mereka bisa berkoordinasi dengan pengurus partai atau anggota Fraksi Golkar,” jelas Sekretaris Komisi A DPRD Magetan tersebut.

Ia menambahkan, keberadaan kader di tingkat desa harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar, bukan sekadar menjadi mesin politik saat pemilu.

Musdes sendiri akan digelar secara maraton di 235 desa dan kelurahan di Kabupaten Magetan. Dengan jumlah yang cukup besar, Didik mengakui pihaknya harus bekerja ekstra agar target penyelesaian sebelum Juli bisa tercapai.

“Akan kami upayakan secara maksimal. Karena kepengurusan itu penting sekali dalam menyelesaikan tugas-tugas kepartaian ke depan,” pungkas DHY, sapaan akrab Didik Haryono. (Gal/PK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini