Dukung MBG, Ratusan Petani dan Peternak Datangi DPRD Ponorogo

0

POJOKKATA.COM, PONOROGO – Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Petani, Peternak dan Pekerja Lokal (APPPL) Kabupaten Ponorogo menggelar aksi damai di depan Gedung DPRD Ponorogo, Jumat (3/7/2026). Mereka menyuarakan dukungan terhadap keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sekaligus meminta pemerintah memperbaiki tata kelola pelaksanaannya agar lebih berpihak kepada masyarakat.

Sekitar 500 peserta aksi yang terdiri dari perwakilan petani, peternak, pelaku UMKM, pemasok dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), hingga relawan MBG datang menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat. Mereka membawa bendera, poster, banner, sound system, serta mendirikan panggung kecil untuk menyampaikan aspirasi di depan kantor DPRD.

Koordinator aksi Purwadi alias Gapung mengatakan, APPPL mendukung penuh program MBG karena dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya petani dan peternak. Namun, pihaknya juga meminta pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program tersebut.

“Kami datang bukan untuk menolak, tetapi meminta agar program MBG terus dikawal. Program ini sangat baik dan harus dilanjutkan karena manfaatnya sudah dirasakan masyarakat. Hasil panen petani mulai terserap dan kesejahteraan mereka meningkat,” ujarnya saat berorasi.

Menurut Purwadi, berbagai persoalan yang muncul dalam pelaksanaan MBG, mulai dari penolakan hingga dugaan penyimpangan, harus segera dibenahi. Karena itu, APPPL meminta seluruh pihak mengawal program tersebut agar tetap berjalan sesuai tujuan awal.

Dalam pernyataan sikapnya, APPPL menegaskan delapan tuntutan. Di antaranya keberpihakan kepada petani, peternak, UMKM dan tenaga kerja lokal, menjaga stabilitas harga hasil pertanian dan peternakan, mengevaluasi tata kelola MBG, menindak tegas pelanggaran hukum maupun korupsi, memperkuat pengawasan, mengutamakan pemanfaatan produk lokal, memberdayakan pelaku usaha lokal, hingga memastikan efisiensi anggaran tidak mengurangi hak masyarakat memperoleh layanan gizi.

Usai menyampaikan orasi, perwakilan massa diterima Ketua DPRD Ponorogo Dwi Agus Prayitno dalam audiensi terbuka. Dalam pertemuan tersebut, DPRD menyatakan siap menerima seluruh aspirasi dan meneruskannya kepada pemerintah pusat.

“Kami berkomitmen mengawal seluruh tuntutan yang disampaikan sampai ada keputusan dari pemerintah pusat. DPRD akan menjalankan fungsi dan kewenangannya sebagaimana mestinya, termasuk menandatangani dokumen tuntutan yang disampaikan,” kata Dwi Agus.

Setelah audiensi di DPRD, massa melanjutkan aksi dengan berjalan kaki menuju Kantor Bupati Ponorogo. Di lokasi itu mereka kembali menyampaikan orasi yang menegaskan dukungan terhadap keberlanjutan Program MBG.

Menurut mereka, program tersebut mampu meningkatkan permintaan hasil pertanian dan peternakan sehingga harga jual produk lokal menjadi lebih baik. Kondisi itu diharapkan dapat terus meningkatkan kesejahteraan petani dan peternak di Ponorogo.

Aksi damai ditutup dengan menyanyikan lagu Bagimu Negeri sebagai simbol dukungan terhadap program pemerintah. Secara keseluruhan, aksi berlangsung tertib dan difokuskan pada penyampaian aspirasi tanpa konvoi maupun aksi di lokasi lain.

APPPL menilai Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga membuka lapangan kerja baru, meningkatkan permintaan bahan baku, serta memberdayakan UMKM, petani, dan peternak lokal. Karena itu, mereka berharap program tersebut terus dilanjutkan dengan tata kelola yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi. (Gal/PK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini