POJOKKATA.COM, MAGETAN – Kekosongan kepengurusan DPC PKB Magetan tak dibiarkan berlarut. DPP PKB bergerak cepat menetapkan susunan ketua, sekretaris, dan bendahara (KSB) baru menyusul dinamika internal partai pasca penetapan Suratno sebagai tersangka dugaan korupsi dana pokok pikiran (pokir).
Kekosongan kepengurusan itu terjadi setelah Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Magetan awal April lalu. Dalam forum tersebut, kepengurusan di bawah komando Suratno resmi dinyatakan demisioner.
Muscab sebelumnya mengusulkan tiga nama calon ketua DPC PKB Magetan. Yakni Suratno, Agus Dwi Wibowo, dan Riyin Nur Asiyah.
Namun, DPP PKB akhirnya menetapkan formasi baru untuk menjalankan roda organisasi hingga 2026.
“Benar, Mas,” ujar Sekretaris DPC PKB Magetan terpilih Al Lukmanul Am saat dikonfirmasi, Kamis (7/5).
Dalam surat keputusan yang diterimanya, DPP menunjuk Deny Mahmud Fauzi sebagai Ketua DPC PKB Magetan. Sementara posisi sekretaris dipercayakan kepada Al Lukmanul Am dan bendahara dijabat Thoyib Ihkwan Rijali.
Berikut susunan KSB DPC PKB Magetan:
Ketua: Deny Mahmud Fauzi
Sekretaris: Al Lukmanul Am
Bendahara: Thoyib Ihkwan Rijali
“Sesuai SK, kami berperiode hingga 2026,” katanya.
Deny sendiri bukan sosok baru di lingkungan PKB. Selama ini dia aktif di sejumlah organisasi kepemudaan partai, seperti Gerakan Mahasiswa Satu Bangsa (Gemasaba) dan Panji Bangsa. Saat ini, dia juga menjabat sebagai Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Jawa Timur.
Selain konsolidasi internal, kepengurusan baru juga dihadapkan pekerjaan rumah yang cukup krusial. Yakni menentukan pengganti Suratno di kursi Ketua DPRD Magetan.
PKB Magetan diberi waktu sekitar dua pekan untuk mengusulkan nama pengganti. Namun, hingga kini proses tersebut masih menunggu arahan dari DPP.
“Kami masih menunggu perintah DPP,” imbuh Lukman. (Gal/PK)



