Idul Adha, Pemkab Magetan Salurkan 40 Kambing dan 4 Sapi ke Masjid hingga Yayasan

0

POJOKKATA.COM, MAGETAN – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Magetan menyalurkan puluhan hewan kurban kepada masyarakat. Total sebanyak 40 ekor kambing dan empat ekor sapi dibagikan untuk takmir masjid, majelis taklim, yayasan, hingga kelompok masyarakat di berbagai wilayah.

Penyaluran hewan kurban tersebut dikoordinasikan melalui Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Magetan. Hewan kurban berasal dari Baznas, Bank Jatim, serta hasil sedekah gabungan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Magetan.

Kepala Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat Setdakab Magetan Dian Maheru Robbi W., S.STP., M.Si., mengatakan, tahun ini terdapat sekitar 40 ekor kambing dan empat ekor sapi yang disalurkan kepada masyarakat.

“Untuk kambingnya sekitar 40. Terus untuk sapinya itu tiga dari Baznas, satu dari Bank Jatim,” ujarnya.

Menurut Dian, penerima bantuan hewan kurban sebelumnya harus mengajukan permohonan terlebih dahulu kepada pemerintah daerah. Setelah itu dilakukan proses seleksi administrasi sebelum bantuan disalurkan.

“Penyalurannya kepada takmir masjid, majelis taklim, beberapa yayasan, dan juga kelompok masyarakat yang mengajukan ke pemerintah daerah,” katanya.

Dia menjelaskan, dari total 40 kambing yang dibagikan, sebanyak 15 ekor berasal dari Baznas. Sementara 25 ekor lainnya merupakan hasil sedekah gabungan OPD di lingkungan Pemkab Magetan.

“Yang 40 itu, 15 dari Baznas, terus 25 itu dari OPD-OPD. Artinya sedekahnya OPD-OPD,” jelasnya.

Dian menegaskan, pengumpulan hewan kurban dari OPD dilakukan secara sukarela tanpa adanya target khusus dari pemerintah daerah. Kontribusi berasal dari keikhlasan ASN maupun pegawai di masing-masing OPD.

“Jadi tiap dinas tidak ada target harus berapa. Itu dari gabungan OPD, semacam sedekah dan pengumpulannya seikhlasnya,” ungkapnya.

Sebelum penyaluran dilakukan, Pemkab Magetan terlebih dahulu membuka pengajuan dari masyarakat agar bantuan benar-benar tepat sasaran.

“Pemohon mengajukan permohonan dulu, terus kita seleksi, baru kemudian kita salurkan,” pungkas Dian. (Gal/PK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini