Shaduk Jotosh di GOR Ki Mageti, 58 Laga Hadirkan Petarung dari Jawa hingga Papua

0

POJOKKATA.COM, Magetan – Gelaran Shaduk Jotosh X Mabox (Magetan Boxing) menjadi arena pertarungan puluhan atlet dan komunitas bela diri di GOR Ki Mageti Magetan, Minggu (31/5/2026).

Event yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB hingga malam hari itu menghadirkan 58 pertandingan yang terbagi dalam kelas reguler, veteran fight, dan spesial fight.

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Magetan Drs. Welly Kristanto, M.Si. mewakili Bupati Magetan, Plt Ketua DPRD Magetan H. Suyatno, S.Sos., Kabagops Polres Magetan Kompol Bondan Wibowo, S.H. mewakili Kapolres Magetan, Pasi Intel Kodim 0804/Magetan Kapten Inf Pramudji Bambang E., Kepala Dinas Dikpora Magetan Suhardi, S.Pd., M.M.Pd., Ketua KORMI Magetan Yok Sujarwadi, S.STP., Ketua Panitia Sumanto, S.Sos., jajaran pengurus perguruan silat, wasit, juri, official hingga masyarakat umum.

Ketua Panitia Sumanto mengatakan, Shaduk Jotosh bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan dan menyalurkan bakat para petarung.

“Shaduk Jotosh ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi dan hiburan, tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan, menjunjung tinggi sportivitas, serta menyalurkan bakat dan kemampuan para peserta,” katanya.

Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar. Sumanto juga mengajak seluruh peserta menjadikan pertandingan sebagai momentum memperkuat persaudaraan antarkomunitas bela diri.

Sementara itu, Sekda Magetan Welly Kristanto menyampaikan apresiasi kepada panitia yang berhasil menghadirkan event bela diri campuran di Magetan. Menurutnya, olahraga tersebut tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik, tetapi juga disiplin, strategi, mental, dan karakter atlet.

“Di atas arena para atlet berkompetisi dengan kemampuan terbaiknya. Namun di luar arena, kita semua adalah saudara yang saling mendukung dan menghargai,” ujarnya.

Welly menyebut perkembangan MMA Indonesia saat ini cukup membanggakan. Tim nasional MMA Indonesia berhasil masuk tujuh besar Asia. Bahkan Indonesia telah memiliki petarung yang berlaga di UFC, yakni Jeka Saragih.

“Pertandingan yang kita selenggarakan hari ini adalah langkah nyata untuk mencari bibit unggul, memberikan wadah berkompetisi, dan menanamkan semangat juang kepada generasi muda,” tegasnya.

Dalam event tersebut, panitia mempertandingkan puluhan partai dari berbagai daerah, mulai Magetan, Madiun, Ngawi, Lamongan, Bojonegoro, Trenggalek hingga Papua.

Kelas Reguler
Pada kelas reguler, pertandingan mempertemukan Afgan Irawan (Ngariboyo) melawan Marcellino Ary Prabowo (DKT Gank), Mahesa Aji versus Catur Mohamat Pamungkas, Ronaldo B Dori (Waropen) versus Rahel Agustiansyah (Ngariboyo), Arga Lady Maulana (Ngawi) versus Jumison Kogoya (Papua Pegunungan), serta Alfian Aditya Hariansyah (Sasana Soerjo) melawan Driota (BC Camp).

Laga lainnya mempertemukan Suparlan (Ngariboyo) versus Maulana Mahfud Asyifa (HN Team), Paskalis Mbuligau (Papua) versus Fathan Bayangkara (Lamongan), Ade Firman Syah (Sasana Soerjo) versus Genta Alrizky Wibowo (Petarung Bebas), Didik Nugroho (Yellow Gym) versus Haikal Muhammad Ikhsan (Takeran), dan Lutfan Miraj Nordiansyah (HN Team) versus Reyhan Zatrya (Magetan).

Fatan Prasetya Wiratama (Cakrawala Fighter) juga berhadapan dengan Maulana Rifki Maliq (Karas, Magetan), Ihzamuddin Ahmad Ashshobri (Tawangmangu) versus Jatmiko Miftahul Falah (Sasana Soerjo Ngawi), Radit (Bima Sakti) versus Gifari Ilham (Mandiri), serta Muhammad Yunus Mujahid Al Mubarok melawan Allifiano Kalya Putra (Greenboven) yang dimenangkan Muhammad Yunus.
Kenzhou Cahaya Muklis (Ngariboyo) menghadapi Arya Maulana (Lamongan), sedangkan Farel Agnugustian (Petarung Bebas) menang RSC atas Alif Candrapuja Nurmedina (Ancala).

Partai lain mempertemukan Bekti Surya (Nguntoronadi) versus Melano Gilang Saputra (Vander Fighting Club), Isnu Andrianto (Pashter Garit Crew) versus Havid Burdana (Magetan), Anom Tri A (Ancala) versus Khoirul Eka Ramadhan (Waled Ireng Margeti), Rifki Andre Pratama (Terjal Magetan) versus Muhammad Hamdi (Mandiri), serta Fariza Rahma Az-Zahra (Sangsaga Bojonegoro) versus Salsabila Fiby Darin Nugroho (Sasana Soerjo Ngawi).

Pertandingan berlanjut dengan Satriyo Bagus Adi Nugroho (Kampar BC Madiun) versus Faka Musafah (Heracles Strength Lab Ponorogo), Yudistira Aji Prabowo (Black Stone Camp) versus Bima Wahyu Sapurta, Afriza Hendra Ezaa (Independen) versus Imam Kharis Munajad (Cakrawala Fighter), hingga Cendhika Vidia Aziz (Ngawi) versus Renaldo Rizky Febrianto (Mego Gym).

Tegar Asaddulloh (Magetan) menghadapi Hanif (Fit & Fight), Guvron Yudha Kurniawan (Independent) versus Rionandawa (Sasana Soerjo), Hera Kriztafarera Nufierika (Petarung Bebas) versus Noni Putri M (Tunggak Semi Camp), Rama Dwi Kurniawan (TKB) versus Ery Zulfamuzaki (ARH 22 Pasgat), serta Ibrahim Fuad Faidza Julianto (Independent) versus Davit Mukti Setiawan (Lereng Lawu).

Charlie Riski (Pangkur) juga bertarung melawan Dio Diangga Permana (SMKN 1 Bendo), Andrias Ragil Wicaksono (Independen) versus Ramanicol (Ngawi), Galang Ginayuh Luhur (Alastuwo Poncol) versus Jefry Eka Arbiansyah (Yellow Gym), Almal Malik Wira Ardana (Fit & Fight) versus Radho Lucky Pradana (Madiun), Rafarel Sikur P. (Pangkur) versus Abiyu Rahmad Ramadhan (Street Coffee), hingga Diko Putra Pratama (Petarung Bebas) versus Dinis Weya (Madiun).

Partai reguler lainnya mempertemukan Wisnu Dwi A (Vander Fighting Club) versus Daniel Aqwila (Raja Ampat), Muklis Suharno Gantol (Madiun) versus Bambang Galuh Adi Saputro (Vander Fighting Club), IQBALL alias Mion (Independent) versus Abdian Ichwanul Mahmudi (Mandiri), dan Hernanda Adden (Pangkur) versus Fatur Bayangkara (Lamongan).

Kelas Veteran Fight
Pada kelas veteran fight, Juni Riwayanto atau Mbah Blank dari Ngawi menghadapi Akhmad Zaenudin dari Surabaya. Eko Purnomo dari Kerik Takeran Anker Community bertemu Roni Ronde dari Magetan, Dian Hendrianto (Black Stone) versus Ridwan Setyono (Sleret Kuning Ngawi), serta Yosy Galang Saputra (Tiger Fighting Club) melawan Galang Putra Perdana (Magetan).

Selain itu, Eko Cahyono Koyon (Belotan Bersatu) bertarung menghadapi Bunari Bungkul (DKT Gank), Edi Setiawan Khemin (Plaosan Magetan) melawan Agus Putut Prabowo Putro, Mujikatun Rizal (Trenggalek) versus Puguh Pujianto (Ngawi), Anggun Fajar (Lamongan) versus Wulan (Madiun), dan Sang Agus (Sidorejo) menghadapi Jarno dari DKT Gank Bendo.

Kelas Spesial Fight
Sementara pada kelas spesial fight, Cici Angelina dari Brigade Fighter Tulungagung menghadapi Rahma Sekar Wati dari Madiun. Fimby Deni Winandi (Soerjo Camp) bertemu M Ridho (Soto Camp), Utari Ramadani (Lamongan) melawan Cintiya Ayu Aris Novela (Sangsaga Camp Bojonegoro), Sipyon Kibka (Petarung Bebas) versus Bayu Seno Edi Tulus Setiaji (Onibaka Champ), serta Fadhilah Nohan dari Magetan menghadapi A. Ditto Bombom Byson dari Caruban.

Panitia juga menjadwalkan Influencer Match sebagai partai utama pada pukul 20.15 WIB sebelum acara ditutup dengan closing ceremony pukul 22.00 WIB.
Melalui event tersebut, Pemkab Magetan berharap lahir bibit-bibit atlet bela diri baru yang mampu berprestasi di tingkat provinsi, nasional hingga internasional. (Gal/PK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini